Bupati Merangin, M Syukur menyerahkan bantuan kepada petugas kebersihan
ARUNGNEWS.COM,BANGKO- Bupati Merangin, M. Syukur, menyebut para petugas kebersihan atau yang dikenal sebagai “Pasukan Oranye” sebagai pahlawan yang berjasa menjaga kebersihan Kota Bangko. Hal itu disampaikan saat mengundang ratusan petugas kebersihan untuk berbuka puasa bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin, Jumat (13/3/2026).
Sejak pagi hari, para petugas kebersihan sudah bekerja membersihkan berbagai sudut kota dari tumpukan sampah sisa aktivitas warga. Meski harus menghadapi bau dan kotoran setiap hari, mereka tetap menjalankan tugas demi menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur mengapresiasi dedikasi para petugas kebersihan. Menurutnya, tanpa kerja keras mereka, upaya menjadikan Kota Bangko sebagai kota yang bersih tidak akan terwujud.
“Sebenarnya bapak dan ibu inilah pahlawannya. Setiap hari harus berhadapan dengan sampah yang bau dan kotor. Kalau melihat penghasilan yang diterima, sebenarnya tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukan,” ujar Syukur.
Namun, Bupati juga menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan. Ia menyebut masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan meskipun fasilitas tempat sampah sudah disediakan.
Beberapa titik yang kerap dipenuhi sampah antara lain kawasan Hotel Royal, depan Pasar Baru, Jembatan Layang, hingga area di sekitar kantor Samsat.
Bahkan, kata Syukur, ada lokasi tempat sampah yang sudah ditutup namun masih saja dijadikan tempat pembuangan oleh oknum warga.
“Persoalan paling berat yang kita hadapi adalah kesadaran masyarakat yang masih rendah. Petugas sudah bekerja keras setiap pagi membersihkan, tetapi masih ada yang membuang sampah tidak pada tempatnya,” katanya.
Di tengah kondisi keuangan daerah yang cukup menantang pada tahun 2026, Syukur memastikan para petugas kebersihan tetap dapat mempertahankan pekerjaan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya memenuhi hak-hak mereka secara tepat waktu.
Bupati menjelaskan bahwa kendala sistem perbankan sempat menyebabkan keterlambatan pembayaran gaji petugas kebersihan. Untuk mengatasi hal tersebut, pembayaran gaji akan dilakukan secara tunai di Kantor Dinas Lingkungan Hidup mulai Sabtu pagi.
“Jangan bilang orang-orang ya, besok bapak dan ibu sudah bisa gajian. Silakan ambil di Kantor LH,” ujarnya berseloroh yang disambut tawa para petugas.
Pada kesempatan itu, para petugas kebersihan juga menerima santunan berupa paket sembako dari Bank 9 Jambi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Dengan bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam beberapa hari ke depan, sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap para petugas yang setiap hari menjaga kebersihan kota.(**)