Gubernur Papua Tengah Hadiri Pelepasan Ekspor Perikanan di Mimika.

Ekspor Perdana dari Mimika, Langkah Awal Transformasi Ekonomi Maritim Papua Tengah

Posted on 2026-06-30 17:41:59 dibaca 24 kali

ARUNGNEWS.COM,MIMIKA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi melepas ekspor perdana hasil perikanan melalui Pelabuhan Perikanan Poumako (PPI Poumako), Kabupaten Mimika, Selasa (30/6/2026). Momentum ini menjadi penanda dimulainya transformasi ekonomi maritim di wilayah tersebut.


Ekspor perdana tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI-Polri, serta pelaku usaha perikanan. Sebanyak tiga kontainer berisi hasil tangkapan nelayan dari Kampung Akar, Kampung Kipia, dan Kampung Perongo dikirim ke pasar internasional melalui pelabuhan setempat.


Kegiatan pelepasan ekspor turut dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Ketua DPRD Mimika, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi dan kabupaten, serta instansi terkait seperti Bea Cukai, Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, serta Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).


Gubernur Meki Nawipa dalam sambutannya menegaskan, ekspor perdana ini bukan sekadar pengiriman komoditas, melainkan awal perubahan besar dalam pengelolaan sektor perikanan di Papua Tengah. Selama ini, hasil tangkapan nelayan lebih banyak dikirim ke daerah lain seperti Tual, Ambon, dan Sorong, sehingga nilai tambah ekonomi tidak sepenuhnya dinikmati masyarakat setempat.
“Melalui ekspor langsung dari Mimika, kita ingin memastikan nilai ekonomi hasil laut tetap berada di Papua Tengah dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen membangun sistem hilirisasi agar proses pengolahan hingga ekspor dapat dilakukan di dalam daerah. Selain itu, pembenahan tata niaga juga dilakukan untuk mengurangi waktu tunggu nelayan dalam memasarkan hasil tangkapan.


Pemerintah juga membuka peluang kolaborasi dengan investor dan pelaku usaha guna meningkatkan daya saing industri perikanan. Pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP) menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan sektor ini.


Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menyerahkan bantuan 10 unit kapal penangkap ikan lengkap dengan mesin kepada nelayan berprestasi. Menurut Meki, pembangunan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan memperkuat sertifikasi mutu produk perikanan, memperluas akses pasar nasional dan internasional, serta memastikan keterlibatan masyarakat adat dalam rantai industri perikanan.


Di sisi lain, sejumlah proyek infrastruktur strategis juga disiapkan, di antaranya pembangunan pelabuhan perikanan modern di Nabire, penyediaan fasilitas cold storage, serta penataan kawasan PPI Waharia di Mimika seluas 62 hektare yang dilengkapi dermaga sepanjang 120 meter.


Dengan penguatan infrastruktur, hilirisasi, dan akses pasar, Papua Tengah optimistis sektor perikanan dapat menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk kelautan Indonesia di pasar global.(**)

Copyright 2025 Arungnews.com

Alamat: Jalan Batu Ceper II, No.5, Gambir, Jakarta Pusat

Telpon: PT Arung Samudra Multimedia, Telpon; 081366277488

E-Mail: admin@arungnews.com