Keberadaan Bank 9 Jambi Memiliki posisi strategis dalam menjaga dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Pengamat Nilai Bank 9 Jambi Pilar Penting Kemandirian Ekonomi Daerah

Posted on 2026-08-10 16:16:22 dibaca 19 kali

ARUNGNEWS.COM,JAMBI – Keberadaan Bank 9 Jambi dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah. Sebagai lembaga keuangan yang tumbuh dari Jambi, bank pembangunan daerah tersebut diharapkan terus mendapat dukungan dari pemerintah, masyarakat, serta pengawasan yang kuat.


Pengamat Kebijakan Publik dan Digital, Martayadi Tajuddin, menilai Bank 9 Jambi bukan sekadar institusi perbankan, melainkan salah satu aset penting daerah yang selama ini turut berperan dalam mendukung aktivitas perekonomian dan pembangunan di Provinsi Jambi.
Menurutnya, di tengah persaingan dengan perbankan nasional dan institusi keuangan besar dari luar daerah, keberadaan Bank 9 Jambi perlu terus diperkuat agar tetap mampu menjalankan perannya dalam mendukung kepentingan ekonomi masyarakat Jambi.
“Bank 9 Jambi menjadi salah satu simbol kemampuan daerah dalam mengelola potensi keuangan dan mendorong pembangunan dengan kekuatan sendiri. Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga dan diperkuat,” ujar Martayadi.


Ia menyebut selama puluhan tahun Bank 9 Jambi telah mengambil bagian dalam berbagai aktivitas pembangunan dan perekonomian daerah, mulai dari mendukung pembiayaan di tingkat daerah, membantu akses permodalan bagi pelaku usaha dan petani, hingga memberikan layanan perbankan bagi aparatur sipil negara.


Karena peran tersebut, Martayadi memandang penguatan Bank 9 Jambi menjadi bagian penting dari upaya membangun ketahanan dan kemandirian ekonomi daerah.
“Ketika lembaga keuangan daerah memiliki fondasi yang kuat, maka kapasitas daerah dalam menggerakkan perekonomiannya juga akan semakin baik. Sebaliknya, apabila tidak dijaga dengan baik, dampaknya tentu dapat dirasakan oleh masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.


Untuk menjaga keberlanjutan dan memperkuat posisi Bank 9 Jambi, ia menekankan perlunya dukungan kebijakan dari pemerintah daerah sebagai pemegang saham. Salah satunya melalui penguatan struktur permodalan serta pemberian ruang yang lebih besar bagi Bank 9 Jambi untuk terlibat dalam pembiayaan kegiatan dan program strategis daerah sesuai ketentuan yang berlaku.


Pemerintah daerah, lanjutnya, juga perlu mempertimbangkan optimalisasi penempatan dan pengelolaan dana daerah melalui Bank 9 Jambi sebagai bagian dari upaya memperkuat perputaran ekonomi di wilayah Jambi.
Selain dukungan pemerintah, Martayadi menilai partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting bagi pertumbuhan bank milik daerah tersebut.

Masyarakat dapat memberikan dukungan melalui pemanfaatan layanan perbankan, baik untuk kegiatan menabung, transaksi maupun pembiayaan usaha.
Menurutnya, semakin besar kepercayaan masyarakat terhadap Bank 9 Jambi, semakin besar pula peluang bank tersebut untuk memperluas kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


Namun demikian, ia mengingatkan bahwa dukungan terhadap bank daerah tidak boleh menghilangkan fungsi kontrol. Pengawasan terhadap tata kelola, kualitas pelayanan, keamanan sistem digital dan transparansi harus terus diperkuat.
“Dukungan dan pengawasan harus berjalan beriringan. Justru karena Bank 9 Jambi merupakan aset daerah, maka tata kelolanya harus dijaga agar tetap bersih, profesional, aman dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Martayadi juga menyoroti langkah Bank 9 Jambi dalam melakukan pembenahan, termasuk percepatan transformasi digital, perluasan jangkauan layanan hingga ke daerah serta pengembangan produk yang menyasar pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing sekaligus menyesuaikan layanan perbankan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.


Ia pun mengajak masyarakat untuk mengubah pandangan bahwa bank pembangunan daerah berada di bawah perbankan besar lainnya. Menurutnya, Bank 9 Jambi harus dipandang sebagai institusi keuangan yang memiliki peran khusus dan strategis bagi kemajuan daerah.
“Bank 9 Jambi adalah milik daerah dan harus menjadi kebanggaan bersama. Tugas kita bukan hanya memanfaatkannya, tetapi juga ikut menjaga, mengawasi dan mendukung agar terus berkembang,” ujarnya.


Martayadi menegaskan, penguatan Bank 9 Jambi merupakan bagian dari upaya menjaga kemandirian ekonomi Jambi. Dengan dukungan pemerintah, kepercayaan masyarakat serta tata kelola yang baik, Bank 9 Jambi diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
“Selama lembaga keuangan daerah ini terus diperkuat dan dikelola secara profesional, peluang Jambi untuk membangun ekonomi dengan kekuatan sendiri akan semakin besar,” pungkasnya.(**)

Copyright 2025 Arungnews.com

Alamat: Jalan Batu Ceper II, No.5, Gambir, Jakarta Pusat

Telpon: PT Arung Samudra Multimedia, Telpon; 081366277488

E-Mail: admin@arungnews.com