Papua Tengah, kini memiliki ruang promosi di Jakarta melalui Teras Mimika yang berada di Gedung SMESCO.
ARUNGNEWS.COM,TIMIKA-Produk kerajinan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Mimika, Papua Tengah, kini memiliki ruang promosi di Jakarta melalui Teras Mimika yang berada di Gedung SMESCO.
Kehadiran Teras Mimika menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Mimika memperluas akses pasar bagi perajin dan pelaku UMKM lokal. Produk seperti noken, ukiran khas Suku Kamoro, kain ecoprint bermotif Papua, kerajinan kulit buaya, hingga berbagai produk kriya dan olahan UMKM ditampilkan melalui ruang tersebut.
Teras Mimika diresmikan pada 22 Januari 2026. Pengelolaannya kemudian dipercayakan kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika untuk memperkuat pembinaan perajin serta pelaku UMKM.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, Teras Mimika tidak hanya ditujukan sebagai tempat memajang produk, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar produk lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
“Teras Mimika kami percayakan kepada Dekranasda agar pengelolaan kerajinan lokal lebih terarah. Kami ingin produk-produk Mimika memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional,” ujar Johannes.
Ketua Dekranasda Kabupaten Mimika, Suzy Herawati Rettob, mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan Teras Mimika sebagai pusat promosi sekaligus pembinaan. Penguatan dilakukan mulai dari kualitas produk, desain, kemasan hingga strategi pemasaran.
“Kami akan memaksimalkan peran Teras Mimika sebagai etalase promosi sekaligus ruang pembinaan bagi perajin dan pelaku UMKM agar terus berinovasi dan berkembang,” katanya.
Menurutnya, produk lokal tidak cukup hanya mengandalkan nilai budaya. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan konsistensi kualitas, tampilan, kemasan serta kebutuhan konsumen agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Lokasi Teras Mimika di Gedung SMESCO Jakarta diharapkan membuka akses lebih besar bagi produk Mimika untuk dikenal konsumen, pelaku usaha maupun calon mitra dari berbagai daerah.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI, Temmy Satya Permana, mengapresiasi langkah Pemkab Mimika tersebut. Kehadiran Teras Mimika dinilai menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pemasaran produk UMKM.
Dukungan juga disampaikan Direktur SMESCO Indonesia, Doddy Akhmadsyah Matondang, terhadap upaya promosi dan pemasaran produk unggulan Mimika melalui berbagai program penguatan UMKM.
Bagi Mimika, pengembangan produk UMKM sekaligus menjadi upaya mempertahankan identitas budaya. Noken, ukiran Kamoro, motif Papua pada kain dan berbagai kerajinan lokal membawa nilai budaya yang dapat menjadi karakter pembeda di pasar nasional.
Karena itu, pembinaan tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong perajin memahami kebutuhan konsumen, mengembangkan desain, memperbaiki kemasan dan memperluas jaringan pemasaran.
Keberadaan Teras Mimika di Jakarta diharapkan tidak berhenti sebagai ruang pamer. Pemerintah daerah dan Dekranasda menargetkan ruang tersebut dapat membuka peluang kemitraan, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk serta mendorong tumbuhnya pelaku UMKM baru.
Dengan langkah tersebut, produk dari Mimika diharapkan tidak hanya dikenal karena identitas Papua, tetapi juga memiliki daya saing dan nilai ekonomi di pasar yang lebih luas.(**)