PT Bumi Persada Permai (BPP) Gelar Salat Istisqa di Halaman Parkir Kantor, Jumat (23/10/2026).
ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Menghadapi kemarau panjang, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara, PT Bumi Persada Permai (BPP) menggelar salat Istisqa dan doa bersama di halaman parkir perusahaan, Jumat (23/10/2026), pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada 44 anak yatim piatu melalui kerja sama dengan Yayasan Bunda Tzu Chi.
Pimpinan PT Bumi Persada Permai, H. Sudarno, mengatakan salat Istisqa merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik.
“Tiada daya dan upaya selain memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun. Kita berharap hujan dapat membantu mengurangi bahaya kabut asap, memperbaiki kualitas udara, serta meredakan ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sudarno.
Ia menjelaskan, dampak kemarau panjang tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga memengaruhi aktivitas dan kesehatan masyarakat. Karena itu, perusahaan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan berdoa agar kondisi cuaca segera membaik.
Sudarno juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mengantisipasi kebakaran di wilayah operasional maupun sekitarnya. Menurutnya, PT BPP mengerahkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan Tim Manggala, serta menyiapkan fasilitas pemadaman, termasuk helikopter untuk pelaksanaan water bombing. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah dan aparat terkait.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem, serta menjaga kesehatan dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kualitas udara memburuk.
Sementara itu, Muhammad Amin dalam sambutan mewakili pimpinan, PT BPP menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pelaksanaan salat Istisqa dapat mempererat silaturahmi antara perusahaan, Pemerintah Kota Jambi, dan masyarakat sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Semoga melalui pelaksanaan salat Istisqa ini, silaturahmi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat semakin erat, serta doa yang kita panjatkan bersama mendapat ridha Allah SWT,” ujar Muhammad Amin.
Camat Jambi Selatan, Drs. Darmawansyah, turut menyampaikan terima kasih kepada PT BPP atas pelaksanaan salat Istisqa dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. Ia berharap kegiatan tersebut membawa berkah, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian sosial.
Darmawansyah mengatakan fenomena kemarau panjang tidak hanya terjadi di Jambi, tetapi juga dirasakan di sejumlah daerah lain, seperti Kalimantan, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan Pekanbaru. Menurutnya, kondisi tersebut diperparah oleh kebakaran hutan dan lahan yang diduga dipicu aktivitas pembakaran.
Ia menyebutkan, kemarau yang berlangsung sekitar tiga bulan telah berdampak terhadap manusia maupun satwa, bahkan menimbulkan korban jiwa dalam berbagai kejadian terkait kondisi tersebut. Karena itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan.
Pemerintah Kota Jambi, lanjut Darmawansyah, tetap memberikan perhatian terhadap dampak kesehatan akibat kabut asap, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan diimbau segera mendatangi puskesmas di wilayah masing-masing untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis.
Ia juga menilai pelaksanaan salat Istisqa di berbagai tempat merupakan salah satu bentuk ikhtiar masyarakat dalam menghadapi kemarau panjang. Selain berdoa, masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
Terkait prakiraan cuaca, Darmawansyah menyampaikan informasi BMKG yang diterimanya memperkirakan curah hujan akan meningkat menjelang akhir Desember. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca resmi.
Pelaksanaan salat Istisqa tersebut dipimpin Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Drs. H. Darul Qutni, yang sekaligus bertindak sebagai khatib. Kegiatan diikuti jajaran pimpinan dan karyawan PT BPP serta tamu undangan dari unsur pemerintah, aparat kewilayahan, dan tokoh masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jambi Selatan Drs. Darmawansyah, Lurah Mulyadi, S.H., Kasi Trantib Kelurahan Akrom, S.E., Babinsa Edy Sutopo, Bhabinkamtibmas Hendry, Ketua RT 21 Tarwiyah Amin, Ketua RT 03 Hendi, serta pengurus masjid H. Bajuri.
Lurah Kelurahan Thehok, Mulyadi, S.H., turut mengapresiasi kegiatan salat Istisqa dan penyaluran santunan kepada 44 anak yatim piatu. Ia menyampaikan terima kasih kepada PT BPP dan Yayasan Bunda Tzu Chi karena kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan sosial.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bumi Persada Permai dan Yayasan Bunda Tzu Chi yang telah menggelar salat Istisqa serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Kegiatan ini sangat positif dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Mulyadi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem dan ancaman kabut asap. Mulyadi turut menyinggung kebijakan Pemerintah Kota Jambi yang disebutnya meleburkan atau meliburkan kegiatan sekolah selama kurang lebih dua bulan. Ia berharap masyarakat mengikuti imbauan pemerintah dan mengutamakan kesehatan serta keselamatan anak-anak.
Selain menjadi ikhtiar bersama untuk memohon hujan, kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, dan warga. Melalui kegiatan keagamaan dan sosial tersebut, PT BPP bersama Yayasan Bunda Tzu Chi berupaya menumbuhkan semangat gotong royong, memperkuat kepedulian terhadap sesama, serta mendorong kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.(**)