Rahman Usman, Tokoh Jambi

Rahman Usman Soroti Dampak Asap Jambi, Dorong Evaluasi Izin dan Bidik Investor untuk Ujung Jabung

Posted on 2026-10-25 11:47:21 dibaca 79 kali

ARUNGNEWS.COM, JAMBI – Tokoh Jambi yang berdomisili di Batam, Rahman Usman, meminta pemerintah daerah mengevaluasi kebijakan perizinan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Ia menilai persoalan asap dan aktivitas angkutan batu bara harus menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Provinsi Jambi dalam menentukan arah pembangunan ke depan.

Rahman menegaskan, setiap penerbitan izin harus disertai pertimbangan matang terhadap risiko lingkungan serta komitmen yang jelas dalam mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

“Hal-hal seperti asap inilah yang perlu dikaji oleh pengambil keputusan di Jambi. Jangan gampang memberikan izin, tetapi harus dibuat kontrak terkait dampak lingkungan seperti asap ini,” ujar Rahman kepada arungnews.com,Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, evaluasi kebijakan tidak hanya diperlukan untuk mengatasi persoalan asap, tetapi juga menyangkut masalah jalan angkutan batu bara yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“Itulah pentingnya tim ahli kepala daerah yang berasal dari kalangan akademisi dan profesional, supaya bisa memberikan masukan terhadap suatu kebijakan,” katanya.

Rahman berpandangan, keterlibatan tenaga ahli yang kompeten dapat membantu kepala daerah mengambil keputusan berdasarkan kajian yang objektif, terukur, serta mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Selain memberikan masukan terkait kebijakan lingkungan, Rahman juga mendorong pengembangan kawasan Ujung Jabung melalui penjajakan peluang investasi dari luar negeri.

Ia menyatakan siap membantu mencari investor untuk mengembangkan potensi kawasan tersebut. Salah satu perusahaan yang disebutnya tertarik adalah Jan De Nul dari Belanda, yang menurut Rahman berminat membangun industri kelautan atau marine industry di Ujung Jabung.

“Melalui grup ini, saya mohon bantuan data tentang Ujung Jabung. Saya akan mencari investornya. Salah satunya Jan De Nul dari Belanda yang berminat untuk membangun industri kelautan di Ujung Jabung,” ungkapnya.

Rahman juga menyebut peluang menjajaki kerja sama dengan Economic Development Board of Singapore (EDB), lembaga pengembangan ekonomi Singapura. Untuk mendukung penjajakan tersebut, ia meminta agar data mengenai kawasan Ujung Jabung disiapkan secara lengkap.

Data yang dibutuhkan meliputi luas kawasan, kedalaman laut saat pasang dan surut, fasilitas yang telah tersedia, serta konektivitas dengan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Selain itu, informasi mengenai ketersediaan listrik, air bersih, hotel, transportasi, tenaga kerja, serta regulasi dan mekanisme perizinan juga dinilai penting untuk disampaikan kepada calon investor.

Menurut Rahman, kelengkapan data tersebut diperlukan agar investor dapat menilai kelayakan kawasan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.

Masukan Rahman menyoroti dua agenda penting bagi Jambi, yakni memperkuat evaluasi kebijakan agar pembangunan tidak mengabaikan dampak lingkungan serta mempersiapkan Ujung Jabung sebagai kawasan yang mampu menarik investasi.

Kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, dukungan data yang akurat, dan perencanaan lingkungan yang matang menjadi faktor penting agar peluang investasi dapat ditindaklanjuti dan memberikan manfaat bagi perekonomian daerah serta masyarakat.(**)

Copyright 2025 Arungnews.com

Alamat: Jalan Batu Ceper II, No.5, Gambir, Jakarta Pusat

Telpon: PT Arung Samudra Multimedia, Telpon; 081366277488

E-Mail: admin@arungnews.com