Rahman Usman

Rahman Usman Tantang UNJA dan UNBARI Susun Peta Jalan Industri dan Pariwisata Jambi

Posted on 2026-11-06 18:40:26 dibaca 44 kali

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Tokoh Jambi, Rahman Usman, mendorong Universitas Jambi (UNJA) dan Universitas Batanghari (UNBARI) mengambil peran strategis dalam menyusun peta jalan pembangunan kawasan industri dan pariwisata di Provinsi Jambi.

Menurut Rahman, kedua perguruan tinggi tersebut perlu melakukan kajian akademis secara komprehensif agar arah pembangunan kawasan industri dan pariwisata memiliki landasan ilmiah yang kuat serta dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dalam menentukan kebijakan ke depan.

Ia menilai, pembangunan kawasan industri dan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan wacana. Diperlukan perencanaan matang yang didukung kajian akademis, kepastian status hukum lahan, regulasi yang jelas, serta data konkret mengenai potensi kawasan yang akan dikembangkan.

Menariknya, Rahman mengusulkan agar pembiayaan kajian tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan memanfaatkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Ia menyebut PT Wirakarya Sakti (WKS) dan PetroChina sebagai perusahaan yang dapat dilibatkan dalam mendukung pendanaan kegiatan tersebut.

"Seharusnya UNJA dan UNBARI melakukan kajian akademis tentang pembangunan kawasan industri dan pariwisata Provinsi Jambi supaya menjadi acuan Pemprov Jambi ke depan. Biayanya tidak perlu APBD, cukup melalui CSR dari WKS dan PetroChina," ungkap Rahman.

Lebih lanjut, Rahman menegaskan, promosi investasi harus dilakukan setelah seluruh persiapan mendasar diselesaikan. Mulai dari hasil kajian, kepastian hukum atas lahan, regulasi, hingga ketersediaan data pendukung yang akurat.

Jika seluruh persyaratan tersebut telah terpenuhi, ia mengusulkan Pemprov Jambi melakukan roadshow investasi ke Batam dan Singapura untuk memperkenalkan potensi kawasan industri dan pariwisata kepada calon investor.

Rahman optimistis, langkah promosi tersebut akan lebih efektif apabila pemerintah mampu menyajikan informasi yang lengkap dan memberikan kepastian kepada para calon penanam modal.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan bahasa Inggris dalam seluruh dokumen regulasi, data kawasan, dan materi penawaran investasi. Dengan demikian, investor asing dapat memahami secara langsung peluang serta kepastian berinvestasi di Provinsi Jambi.

Untuk merealisasikan gagasan tersebut, Rahman mendorong agar rektor UNJA dan UNBARI segera duduk bersama Pemprov Jambi dengan melibatkan pihak perusahaan, termasuk WKS dan PetroChina.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dinilai menjadi langkah penting agar kajian akademis yang dihasilkan tidak sekadar menjadi dokumen, tetapi benar-benar ditindaklanjuti menjadi program pembangunan.

Rahman juga menyampaikan bahwa gagasan tersebut telah mendapat respons dari kalangan akademisi, di antaranya Dr. Anre dari UNJA dan Prof. Haviz Aima dari UNBARI.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi lintas sektor tersebut dapat segera diwujudkan sehingga Jambi memiliki perencanaan pembangunan kawasan industri dan pariwisata yang lebih terarah.

Menurut Rahman, dengan peta jalan yang jelas, kepastian hukum, serta strategi promosi investasi yang terukur, Provinsi Jambi memiliki peluang lebih besar untuk menarik investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.(**)

Copyright 2025 Arungnews.com

Alamat: Jalan Batu Ceper II, No.5, Gambir, Jakarta Pusat

Telpon: PT Arung Samudra Multimedia, Telpon; 081366277488

E-Mail: admin@arungnews.com