Penderita HIV-AIDS di Papua Tengah Tembus 2.023 Orang

  •   Pemerintahan
  • Rabu, 30/04/2025 - 14:38:52 - dibaca: 1854
Ketua KPA Papua Tengah (kameja pitih bercorak hitam), Freni Anouw. foto : istimewa
Ketua KPA Papua Tengah (kameja pitih bercorak hitam), Freni Anouw. foto : istimewa

MEEPAGO.COM-Penderita HIV/AIDS di Provinsi Papua Tengah rupanya tidak main-main, dan terus meningkat.

Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah, jumlah penderita virus tersebut sudah mencapai ribuan orang.

Ketua KPA Papua Tengah, Freni Anouw mengatakan, untuk Papua Tengah sendiri sangatlah tinggi.

"Jumlahnya sudah tembus di angka 2.023," kata Freny kepada awak media termasuk di Nabire, Rabu (30/4/2025).

Menurutnya, angka tersebut hanya terhitung sampai 2024, belum di 2025 ini.

Kemudian, angka itu juga untuk mereka yang sudah melakukan pemeriksaan.

"Jadi itu tidak terhitung bagi mereka yang belum melakukan pemeriksaan," katanya.

Dengan angka yang ada, Freny bilang, pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis yaitu melalui tindakan medis, dan tindakan keimanan untuk, mencegah penyebaran virus ini.

Untuk tindakan keimanan sendiri menurut Freny, KPA Papua Tengah akan melakukan sosialisasi ke tingkat sekolah, rumah ibadah, kantor-kantor, hingga pada masyarakat, dan lain sebagainya.

"Di dalamnya nanti kita akan melakukan pendataan ulang agar, KPA juga dapat mengetahui persis, atas langkah-langkah yang diambil," jelasnya.

Sebagai langkah medis, KPA Papua Tengah akan membentuk relawan bernama Kaki Abu, dan juga membentuk KPA dari tingkat kabupaten, distrik, kampung, hingga RT.

KPA juga melakukan pengawasan secara rutin ke lokasi-lokasi hiburan malam di wilayah Papua Tengah.

Freny bilang, KPA Papua Tengah juga akan membangun klinik-klinik khusus kepada Odha.

Kemudian, akan menerapkan pemeriksaan kesehatan kepada setiap anak sekolah dari tingkat SMP maupun SMA.

Lalu juga melakukan pemeriksaan kepada para pejabat pemerintahan, swasta, dan lain sebagainya.

"Ini akan kita lakukan rutin, dalam satu tahun, kita akan lakukan pemeriksaan tiga kali, dan itu sifatnya wajib," pungkasnya. (*)

 




Berita Terkait

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, 1.000 Balita Terima Bantuan Gizi

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan meluncurkan Program Bangkit Papua Tengah pada Selasa (21...

Papua Tengah Tancap Gas Program Sekolah Seharian, Infrastruktur dan Guru Disiapkan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi Papua Tengah mempercepat pelaksanaan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH)...

Pemprov Papua Tengah Cermati Tiga Rapergub Penanggulangan Penyakit Menular

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Biro Hukum Sekretariat Daerah menggelar forum p...

Tingkatkan SDM, 250 Pelajar Papua Tengah Disiapkan Masuk Sekolah Kedinasan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH -Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengirim sebanyak 250 pelajar Orang Asli...

Juknis BOSDA 2026 Ditetapkan, Pemprov Papua Tengah Perkuat Sekolah Gratis

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan petunjuk teknis (juknis) pengelolaan Dana Bantuan ...

Audit LKPD 2025 Rampung, BPK Serahkan LHP ke DPR dan Pemprov Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Bada...

Gubernur Meki Nawipa Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Pilih Nabire Untuk Bangun SMA Unggul Garuda

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memberikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementeri...

Gubernur Papua Tengah Serahkan Ambulans dan Kartu Sehat untuk Ratusan Warga Binaan Lapas Nabire

MEEPAGO.COM-Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, secara langsung menyerahkan dua unit ambulans dan lebih dari 22...

Gubernur Papua Tengah Didampingi Bupati Mimika Resmikan Kantor Klasis GKI di Jalan Poros SP V Timika

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa meresmikan Kantor Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Mimika yang be...

YPMAK Buka Beasiswa Jalur Prestasi, Leo Tumuka: Syaratnya Harus Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

MEEPAGO.COM- Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia ...