Penderita HIV-AIDS di Papua Tengah Tembus 2.023 Orang

  •   Pemerintahan
  • Rabu, 30/04/2025 - 14:38:52 - dibaca: 1670
Ketua KPA Papua Tengah (kameja pitih bercorak hitam), Freni Anouw. foto : istimewa
Ketua KPA Papua Tengah (kameja pitih bercorak hitam), Freni Anouw. foto : istimewa

MEEPAGO.COM-Penderita HIV/AIDS di Provinsi Papua Tengah rupanya tidak main-main, dan terus meningkat.

Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah, jumlah penderita virus tersebut sudah mencapai ribuan orang.

Ketua KPA Papua Tengah, Freni Anouw mengatakan, untuk Papua Tengah sendiri sangatlah tinggi.

"Jumlahnya sudah tembus di angka 2.023," kata Freny kepada awak media termasuk di Nabire, Rabu (30/4/2025).

Menurutnya, angka tersebut hanya terhitung sampai 2024, belum di 2025 ini.

Kemudian, angka itu juga untuk mereka yang sudah melakukan pemeriksaan.

"Jadi itu tidak terhitung bagi mereka yang belum melakukan pemeriksaan," katanya.

Dengan angka yang ada, Freny bilang, pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis yaitu melalui tindakan medis, dan tindakan keimanan untuk, mencegah penyebaran virus ini.

Untuk tindakan keimanan sendiri menurut Freny, KPA Papua Tengah akan melakukan sosialisasi ke tingkat sekolah, rumah ibadah, kantor-kantor, hingga pada masyarakat, dan lain sebagainya.

"Di dalamnya nanti kita akan melakukan pendataan ulang agar, KPA juga dapat mengetahui persis, atas langkah-langkah yang diambil," jelasnya.

Sebagai langkah medis, KPA Papua Tengah akan membentuk relawan bernama Kaki Abu, dan juga membentuk KPA dari tingkat kabupaten, distrik, kampung, hingga RT.

KPA juga melakukan pengawasan secara rutin ke lokasi-lokasi hiburan malam di wilayah Papua Tengah.

Freny bilang, KPA Papua Tengah juga akan membangun klinik-klinik khusus kepada Odha.

Kemudian, akan menerapkan pemeriksaan kesehatan kepada setiap anak sekolah dari tingkat SMP maupun SMA.

Lalu juga melakukan pemeriksaan kepada para pejabat pemerintahan, swasta, dan lain sebagainya.

"Ini akan kita lakukan rutin, dalam satu tahun, kita akan lakukan pemeriksaan tiga kali, dan itu sifatnya wajib," pungkasnya. (*)

 




Berita Terkait

TNI Evakuasi 18 Karyawan Freeport dari Ancaman OPM di Papua Tengah

ARUNGNEWS,PAPUATENGAH- Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil mengevakuasi 18 karyawan PT Freeport Indonesia yan...

Simon Gobai Tunjuk YAKEHU Dampingi Sengketa PAW DPR Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Simon Gobai, menyikap...

Tiga Bulan Kepemimpinan MDF–AR, Program Mudik Gratis Nataru Terbukti Ringankan Beban Warga Papua

ARUNGNEWS.COM,PAPUA- MMatMemasuki tiga bulan masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Mathius D Fakhiri ...

Nawipa Minta 10 Persen Dana Freeport Dialokasikan untuk Pendidikan Tanah Papua

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Gubernur Papua Tengah sekaligus Ketua Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua, Meki Nawipa, meminta agar 1...

Monopoli Sriwijaya Air di Nabire Dikeluhkan, Warga Papua Tengah Butuh Alternatif Penerbangan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Sejak Bandara Douw Aturure di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, beroperasi penuh pada ...

Siapa yang Berhak Atas Hasil Tambang PT Freeport?

Oleh : Firmansyah, SH., MH, Pendiri Yayasan Keadilan Hukum (YAKEHU) Papua Tengah PERTANYAAN ini selalu muncul di benak ...

Gubernur Meki Nawipa Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Pilih Nabire Untuk Bangun SMA Unggul Garuda

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memberikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementeri...

Gubernur Papua Tengah Serahkan Ambulans dan Kartu Sehat untuk Ratusan Warga Binaan Lapas Nabire

MEEPAGO.COM-Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, secara langsung menyerahkan dua unit ambulans dan lebih dari 22...

Gubernur Papua Tengah Didampingi Bupati Mimika Resmikan Kantor Klasis GKI di Jalan Poros SP V Timika

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa meresmikan Kantor Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Mimika yang be...

YPMAK Buka Beasiswa Jalur Prestasi, Leo Tumuka: Syaratnya Harus Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

MEEPAGO.COM- Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia ...