Rektor UNJA Soroti maraknya Kesenjangan Relasi Guru dan Murid di Era Digital

Rektor Unja, Prof. Dr, Helmi Ganta, SH., MH.
Rektor Unja, Prof. Dr, Helmi Ganta, SH., MH.

ARUNGNEWS.COM- Rektor Universitas Jambi (UNJA), Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., menaruh perhatian serius terhadap meningkatnya kesenjangan relasi antara guru dan murid yang dinilai berdampak langsung pada degradasi etika, adab, serta kualitas karakter dalam dunia pendidikan saat ini.
Menurut Prof. Helmi, percepatan transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola belajar-mengajar. Akses informasi yang semakin cepat membuat peserta didik baik siswa maupun mahasiswamenjadi lebih aktif dan kritis.

Namun di sisi lain, kondisi ini kerap memunculkan persepsi bahwa pendidik tertinggal, kurang responsif, dan tidak mampu mengikuti kecepatan pola pikir generasi milenial dan generasi digital.
“Akibatnya, sebagian murid merasa pembelajaran di kelas kurang menarik dan membosankan. Sementara para guru dan dosen meyakini bahwa materi yang disampaikan telah berdasarkan kompetensi keilmuan dan referensi akademik yang valid,” ujarnya.


Prof. Helmi menegaskan bahwa sekolah dan perguruan tinggi memiliki fungsi strategis dalam mentransformasikan nilai-nilai akademik dan sosial. Namun demikian, keluarga tetap menjadi ruang pertama dan paling menentukan dalam membangun fondasi karakter, etika, serta sikap mental anak.
“Sekolah berperan penting, tetapi keluarga adalah madrasah pertama. Di sanalah nilai-nilai dasar tentang adab, etika, dan kemanusiaan ditanamkan,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia menyoroti munculnya kesenjangan moral di tengah derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, pendidikan moral tidak lagi cukup jika hanya dilakukan di ruang kelas. Insan pendidik dituntut untuk mengajarkan literasi moral digital agar peserta didik mampu memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dan kesopanan dalam bersikap.


“Tanpa pemahaman yang utuh terhadap aspek psikologis dan pembentukan karakter anak, pendidikan berisiko kehilangan arah. Pendidikan seharusnya tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan mental yang matang, beretika, dan memiliki daya tahan,” kata Prof. Helmi.


Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Di Indonesia, keterlibatan keluarga tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan formal. Orang tua tetap memiliki kewajiban untuk melakukan kontrol dan pendampingan terhadap anak-anaknya, terutama dalam menghadapi kebebasan di era digital.


Selain itu, Prof. Helmi menilai pendidik juga perlu mendapatkan perlindungan hukum dalam menjalankan profesinya. Namun demikian, perlindungan tersebut bukan berarti memberikan kekebalan hukum tanpa batas.
“Kekerasan yang tidak mendidik tidak boleh ada dalam dunia pendidikan. Disiplin harus ditegakkan dengan pendekatan yang humanis dan beretika,” pungkasnya.


Prof. Helmi berharap terbangunnya kesadaran kolektif di kalangan pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat sinergi dan komunikasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia menilai, kolaborasi yang harmonis antara sekolah dan keluarga menjadi kunci strategis dalam mencetak generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, adab, dan karakter yang kuat.(ros)




Berita Terkait

Sosialisasi SNPMB 2026 di Bungo, UNJA Bekali Siswa Informasi Jalur Masuk PTN

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB)...

Riset Jadi Poros Kebijakan Nasional: Rektor UNJA Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H. Hadiri undangan resmi Presiden di Istana Negara.

ARUNGNEWS.COM,JAKARTA- Istana Negara menjadi saksi pertemuan strategis antara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subia...

Arlina Karoba, Putri Wamena yang Menggapai Mimpi di Wisuda UNJA

ARUNGNEWS.COM, PAPUA PEGUNUNGAN-Lantunan lagu wisuda menggema di Gedung Rektorat Universitas Jambi (UNJA) pada Selasa (2...

Wali Kota Jambi Lantik 181 Kepala Sekolah, Buka Kesempatan Setara bagi PPPK

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Pemerintah Kota Jambi melakukan penyegaran besar-besaran di sektor pendidikan dengan melantik dan me...

Pelajar SMAKINDO Magelang Tampilkan Ragam Budaya Nusantara di “Mantyasih Show”

ARUNGNEWS.COM,JATENG-Siswa-siswi SMA Kristen Indonesia (SMAKINDO) Kota Magelang tampil memukau dalam ajang Mantyasih Sho...

Kuliah Umum Prof. Muhadjir Effendy di UM Jambi, Bahas Bonus Demografi dan Indonesia Emas 2045

GMSMEDIA. CO. ID-Auditorium Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) dipenuhi ratusan mahasiswa, dosen, dan warga Muham...

UM Jambi Gandeng SamSIFL Uzbekistan untuk Pertukaran Mahasiswa dan Dosen

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) memperluas kerja sama internasional dengan menandatangani...

UM Jambi Aktif di FOReTIKA 2025, Dukung Indonesia Capai FOLU Net Sink 2030

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda nas...

UM Jambi Ikut Klinik Akreditasi LAMPTKes, Perkuat Prodi Baru Keperawatan Anestesiologi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, khusu...

24.481 Siswa SMA/SMK Papua Tengah Nikmati Pendidikan Gratis Mulai 2025

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi meluncurkan program Pendidikan Gratis Papua ...