Isna Marifa berhasil masuk daftar pendek Chommanard International Women’s Literary Award 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand.

Penulis Indonesia Isna Marifa Masuk Daftar Pendek Penghargaan Sastra Internasional 2026

Posted on 2026-04-09 09:17:47 dibaca 18 kali

ARUNGNEWS.COM,JAKARTA- Karya sastra Indonesia kembali mencatatkan prestasi di kancah global. Novel Mountains More Ancient (Sapaan Sang Giri) karya Isna Marifa berhasil masuk daftar pendek Chommanard International Women’s Literary Award 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand.


Penghargaan tersebut ditujukan bagi penulis perempuan dari kawasan ASEAN, Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan, dengan penilaian meliputi kekuatan sastra, relevansi budaya, serta dampak sosial karya. Pemenang ajang ini dijadwalkan diumumkan pada malam penganugerahan 3 April 2026 di Bangkok.


Isna Marifa mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut masuknya karyanya dalam daftar pendek sebagai sebuah kehormatan, mengingat ia bersanding dengan para penulis dari berbagai negara yang memiliki kualitas karya tinggi. Menurutnya, pengakuan ini menunjukkan bahwa cerita yang diangkat dalam novelnya mampu menjangkau pembaca lintas negara.


Capaian ini menambah deretan prestasi sastra Indonesia di tingkat internasional. Sebelumnya, penulis Ratih Kumala juga meraih penghargaan yang sama melalui novel Gadis Kretek. Keberhasilan Isna Marifa dinilai semakin memperkuat posisi karya penulis perempuan Indonesia di panggung sastra dunia.


Novel Mountains More Ancient berlatar tahun 1751 dan mengisahkan perjalanan Wulan, seorang anak berusia sembilan tahun yang bersama ayahnya dibawa menyeberangi lautan menuju Cape Colony di Afrika Selatan. Dalam lingkungan yang asing, mereka berupaya mempertahankan identitas, keyakinan, dan ingatan, sekaligus membangun kehidupan di tengah komunitas multikultural yang kemudian dikenal sebagai Cape Malay.


Karya ini pertama kali terbit pada 2020 dengan judul Sapaan Sang Giri oleh Penerbit Ombak. Versi bahasa Inggrisnya dirilis pada 2022 oleh Kabar Media dengan judul Mountains More Ancient, kemudian disusul edisi kedua Sapaan Sang Giri pada 2024.


Masuknya novel ini dalam daftar pendek turut mencerminkan meningkatnya perhatian internasional terhadap fiksi sejarah Indonesia, khususnya yang mengangkat tema kolonialisme, perpindahan paksa, dan keterikatan manusia dengan tanah asalnya.(**)

Copyright 2025 Arungnews.com

Alamat: Jalan Batu Ceper II, No.5, Gambir, Jakarta Pusat

Telpon: PT Arung Samudra Multimedia, Telpon; 081366277488

E-Mail: admin@arungnews.com