Walikota Jambi Maulana Dampingi Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Sri Purwaningsih, S.H., M.AP., melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo, Kamis (9/4/2026).

Wali Kota Jambi Tinjau TPA Talang Gulo, Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Dikebut

Posted on 2026-04-09 21:23:55 dibaca 72 kali

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., mendampingi Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Sri Purwaningsih, S.H., M.AP., melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo, Kamis (9/4/2026).


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan TPA Talang Gulo sebagai lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy (WtE) yang tengah direncanakan Pemerintah Kota Jambi. Lokasi TPA berada di Jalan Kebersihan/Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru.


Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Jambi dalam merealisasikan program strategis nasional di bidang pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. Program ini ditujukan untuk mengatasi persoalan penumpukan sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pihak Danantara selaku pembiaya proyek, perwakilan PLN, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkot Jambi.


Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa berbagai persiapan dasar untuk pembangunan PSEL telah dilakukan, termasuk kesiapan lahan. Dari total 21 hektare lahan di kawasan TPA Talang Gulo, sekitar 5 hektare disiapkan untuk kebutuhan proyek.
“Dari sisi lahan kita sangat siap. Selain itu, dukungan DPRD Kota Jambi juga sedang diproses dan akan dituangkan dalam bentuk kesepakatan resmi,” ujarnya.


Meski demikian, Maulana mengakui masih terdapat tantangan, terutama terkait ketersediaan pasokan sampah sebagai bahan baku utama. Untuk beroperasi optimal, fasilitas PSEL membutuhkan sekitar 1.000 ton sampah per hari, sementara produksi sampah di Kota Jambi saat ini baru mencapai sekitar 450 ton per hari.


Sebagai langkah solusi, Pemkot Jambi berencana menjalin kerja sama antar daerah. Salah satunya dengan Kabupaten Muaro Jambi yang akan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.
“Jika masih kurang, ke depan akan dikembangkan kerja sama dengan daerah lain seperti Batanghari dan Tanjung Jabung Timur,” katanya.


Maulana juga mengungkapkan bahwa Kota Jambi termasuk dalam 33 lokasi prioritas nasional pengembangan PSEL, bahkan masuk dalam 10 daerah pertama yang direncanakan akan diluncurkan oleh Presiden.
“Ini peluang besar bagi Kota Jambi. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, sehingga dalam dua tahun pembangunan bisa rampung dan segera dioperasikan,” tuturnya.


Pemkot Jambi optimistis proyek PSEL di TPA Talang Gulo dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah, sekaligus mendukung ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan. Selain mengurangi beban TPA, proyek ini juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.(**)

Copyright 2025 Arungnews.com

Alamat: Jalan Batu Ceper II, No.5, Gambir, Jakarta Pusat

Telpon: PT Arung Samudra Multimedia, Telpon; 081366277488

E-Mail: admin@arungnews.com