Rektor UM Jambi, Hendra Kurniawan didampingi Dekan Fakultas Saintekes Oka Ediansa, Kaprodi Keperawatan Anestesiologi Teddy Asharyadi menyerahkan bantuan kepada korban, Sabtu (9/5/2026).

UM Jambi Ulurkan Tangan, Pastikan Asa Dua Mahasiswi Kembar Tak Padam Usai Rumah Dilalap Api

Posted on 2026-05-09 15:46:44 dibaca 73 kali

ARUNGNEWS.COM,JAMBI – Duka masih menyelimuti Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sisa-sisa kebakaran yang meluluhlantakkan rumah warga masih menyisakan bau hangus dan puing yang berserakan. Di antara reruntuhan itu, ada kisah pilu dua mahasiswi kembar, Shalma Maulani dan Shalwa Maulani.

Keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas Muhammadiyah Jambi yang nyaris kehilangan segalanya akibat musibah tersebut. Rumah yang mereka tinggali hangus tak bersisa. Pakaian, buku, hingga perlengkapan kuliah yang menjadi penopang cita-cita mereka ikut menjadi abu.

Namun di tengah kehilangan itu, secercah harapan hadir. Pada Sabtu (9/5/2026), Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi, Hendra Kurniawan, turun langsung ke lokasi. Ia didampingi Dekan Fakultas Saintekes Oka Ediansa, Kaprodi Keperawatan Anestesiologi Teddy Asharyadi, serta Kabiro Akademik M. Jumain.


Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan. Bantuan berupa pakaian layak pakai dan dana dari keluarga besar kampus turut diserahkan kepada korban. Lebih dari itu, kehadiran pihak kampus menjadi penegas bahwa pendidikan Shalma dan Shalwa tidak akan terhenti.
“Kami mewakili seluruh civitas academica UM Jambi menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujar Hendra.


Memahami kondisi ekonomi keluarga yang terpukul, pihak kampus juga memberikan keringanan biaya pendidikan bagi kedua mahasiswi tersebut. Langkah ini diambil agar mereka tetap bisa melanjutkan studi tanpa terbebani keadaan.


Hendra menegaskan, musibah ini tidak boleh memadamkan masa depan keduanya. Menurutnya, rumah boleh hilang, namun harapan dan cita-cita harus tetap menyala.
“Tetap semangat belajar dan lanjutkan pendidikan. Jangan sampai kondisi ini menghentikan langkah kalian,” pesannya.


Di tengah luka yang masih terasa, kepedulian itu menjadi penguat. Bagi Shalma dan Shalwa, bantuan yang datang bukan hanya soal materi, tetapi juga keyakinan bahwa mimpi mereka untuk menjadi tenaga kesehatan masih memiliki jalan untuk terus hidup.(**)

Copyright 2025 Arungnews.com

Alamat: Jalan Batu Ceper II, No.5, Gambir, Jakarta Pusat

Telpon: PT Arung Samudra Multimedia, Telpon; 081366277488

E-Mail: admin@arungnews.com