IM3 dan Tri Hadirkan Paket Roaming untuk Dukung Komunikasi Jemaah Haji 2026
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Kebutuhan komunikasi bagi jemaah haji Indonesia menjadi perhatian penting di tengah pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Dengan jumlah jemaah mencapai sekitar 221.000 orang yang diberangkatkan secara bertahap sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, kemampuan untuk tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air dinilai krusial, terutama karena sebagian besar jemaah merupakan lanjut usia atau memiliki penyakit penyerta.
Menjawab kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui dua mereknya, IM3 dan Tri, menghadirkan layanan paket roaming internasional yang dirancang untuk mendukung kelancaran komunikasi selama perjalanan ibadah haji.
Melalui brand IM3, perusahaan meluncurkan paket SimpelRoam Haji yang menawarkan kemudahan akses komunikasi dengan jaringan stabil selama di Arab Saudi. Layanan ini didukung kerja sama dengan operator setempat dan dapat aktif otomatis saat jemaah tiba tanpa memerlukan pengaturan tambahan. Paket tersebut juga dapat digunakan di 16 negara, termasuk negara transit seperti Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, mengatakan komunikasi menjadi bagian penting selama perjalanan haji, baik bagi jemaah maupun keluarga di rumah.
“Dalam perjalanan haji, komunikasi menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan baik bagi jemaah maupun keluarga di rumah. Melalui IM3 SimpelRoam Haji, kami ingin memastikan jemaah tetap dapat terhubung dengan mudah, sehingga bisa lebih fokus menjalankan ibadah, sementara keluarga di Tanah Air merasa lebih tenang,” ujar Bilal.
Ia menambahkan, kemudahan aktivasi dan kestabilan jaringan menjadi fokus utama agar layanan ini bisa digunakan oleh seluruh segmen pelanggan, termasuk jemaah yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri.
IM3 menyediakan beberapa pilihan paket, di antaranya kuota 50GB untuk 12 hari seharga Rp410.000 dan 70GB untuk 15 hari seharga Rp510.000. Tersedia pula paket dengan masa aktif lebih panjang, yakni 25GB untuk 30 hari seharga Rp850.000 serta 30GB untuk 45 hari dengan harga Rp950.000.
Sementara itu, Tri menghadirkan paket “Tri Ibadah” dengan keunggulan cakupan hingga 16 negara tujuan dan transit haji. Paket ini memungkinkan penggunaan lintas negara tanpa perlu aktivasi ulang serta menawarkan fleksibilitas kuota dan masa aktif sesuai kebutuhan perjalanan.
Perwakilan Tri dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa layanan ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah selama perjalanan ibadah, tanpa harus repot mengganti paket di setiap negara transit.
“Dengan cakupan luas hingga berbagai negara tujuan dan transit, pelanggan tidak perlu lagi melakukan aktivasi ulang saat berpindah negara. Hal ini membuat perjalanan menjadi lebih praktis dan nyaman,” demikian pernyataan resmi Tri.
Selain itu, selama periode 17 Februari hingga 21 Mei 2026, pelanggan Tri juga berkesempatan memperoleh tambahan kuota domestik hingga 2GB. Layanan ini dapat digunakan di sejumlah negara, antara lain Arab Saudi, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Yordania.
Pelanggan dapat mengakses paket Tri Ibadah melalui aplikasi bima+, kode USSD *899#, maupun layanan WhatsApp resmi Tri.
Kehadiran kedua layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan komunikasi bagi jemaah haji Indonesia, sehingga perjalanan ibadah dapat berlangsung lebih tenang dan lancar, sekaligus menjaga keterhubungan dengan keluarga di Tanah Air.(**)