Kantor Utama Bank Jambi
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Kepercayaan pasar terhadap Bank Jambi dinilai tetap terjaga meskipun lembaga keuangan daerah tersebut sempat mengalami gangguan layanan akibat serangan siber beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan pengamat perbankan, Laila Farhat, yang menilai kondisi fundamental Bank Jambi masih berada dalam kategori stabil.
Menurut Laila, dalam industri jasa keuangan modern, risiko gangguan sistem akibat ancaman siber merupakan hal yang bisa terjadi pada berbagai institusi, baik skala daerah maupun nasional. Namun demikian, kemampuan bank dalam menjaga stabilitas operasional dan kepercayaan nasabah menjadi indikator utama dalam menilai ketahanan sebuah lembaga keuangan.
“Secara indikator perbankan, Bank Jambi masih menunjukkan tingkat kepercayaan pasar yang baik. Tidak terlihat adanya penarikan dana besar-besaran, aktivitas transaksi tetap berjalan, dan fungsi intermediasi masih terjaga,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).Ia menjelaskan, kuatnya kepercayaan masyarakat tidak terlepas dari basis nasabah Bank Jambi yang relatif loyal dan terintegrasi dengan ekosistem ekonomi daerah, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelaku UMKM, pemerintah daerah, hingga sektor perdagangan lokal.
Selain itu, langkah cepat manajemen dalam memulihkan layanan dinilai turut berperan dalam menjaga stabilitas psikologis pasar. Upaya tersebut, kata dia, mencerminkan penerapan manajemen risiko yang berjalan dengan baik, termasuk dalam menjaga kesinambungan layanan (business continuity plan).“Pemulihan layanan yang dilakukan dengan cepat menunjukkan sistem pengendalian internal masih berfungsi dengan baik,” katanya.
Laila menambahkan, kesehatan perbankan tidak hanya diukur dari gangguan teknis yang bersifat sementara, melainkan dari kemampuan menjaga indikator utama seperti stabilitas dana pihak ketiga (DPK), kecukupan modal, kualitas aset, serta kesinambungan layanan kepada nasabah.
Ia menilai peristiwa ini dapat menjadi momentum evaluasi bagi Bank Jambi untuk memperkuat transformasi digital, khususnya dalam aspek keamanan siber dan tata kelola teknologi informasi.“Ke depan, penguatan sistem keamanan digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi, serta pengelolaan risiko menjadi kebutuhan utama. Selama fundamental tetap kuat dan kepercayaan masyarakat terjaga, Bank Jambi akan tetap menjadi pilihan utama masyarakat daerah,” pungkasnya.(**)