Nota KUA-PPAS 2026: Penuh Optimisme, Minim Solusi

Rapata Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Rabu (01/10/2025). foto : istimewa
Rapata Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Rabu (01/10/2025). foto : istimewa

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Penyampaian Nota Pengantar Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026 oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, Rabu (1/10/2025), menuai sorotan kritis. Meski menekankan jargon Pro-Jambi sebagai prioritas, isi nota dianggap lebih banyak menghadirkan optimisme politik daripada solusi nyata atas persoalan fiskal daerah.

Aktivis senior Jambi, Nazli, menilai nota pengantar tersebut kembali menunjukkan pola klasik tata kelola anggaran: janji-janji pembangunan tanpa kejelasan strategi. Ia menyoroti turunnya target pendapatan daerah sebesar hampir 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara belanja daerah tetap dipatok tinggi. Kondisi ini, menurutnya, membuat APBD sejak awal dirancang defisit. “Defisit yang ditutup lewat pembiayaan daerah bukanlah solusi, tapi justru menambah beban fiskal di masa depan,” tegas Nazli.

Dominasi belanja pegawai juga mendapat kritik tajam. Separuh belanja operasional dialokasikan untuk kebutuhan rutin birokrasi, sementara ruang fiskal bagi pembangunan masyarakat semakin menyempit. “Apa artinya Pro-Jambi jika sebagian besar anggaran hanya habis untuk gaji dan tunjangan aparatur?” ujarnya.

Nazli menilai alasan pemerintah terkait penurunan pendapatan akibat regulasi pusat terlalu klise. Pemerintah memang menyebut intensifikasi PAD sebagai strategi, namun hingga kini tidak terlihat peta jalan yang jelas. “Tidak ada kejelasan sektor mana yang akan digenjot, bagaimana menutup kebocoran PAD, dan bagaimana memastikan pajak tidak membebani masyarakat kecil,” kritiknya.

Ia juga menganggap proyeksi ekonomi yang dipaparkan pemerintah provinsi lebih menyerupai angan-angan politik. Target pertumbuhan ekonomi 4,8–5,4 persen dengan inflasi terkendali 2,5 persen dinilai sulit tercapai tanpa skenario risiko yang matang. “Ini optimisme semu. APBD jangan hanya jadi dokumen penuh harapan, tapi miskin antisipasi,” tegasnya.

Lebih jauh, Nazli menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam proses perumusan anggaran. Selama ini, pembahasan APBD dinilai masih eksklusif antara eksekutif dan legislatif tanpa partisipasi rakyat. “Anggaran adalah dokumen politik sekaligus moral. Tanpa transparansi dan partisipasi publik, jargon Pro-Jambi akan menjadi retorika kosong,” ujarnya.

Nazli mengingatkan bahwa APBD 2026 seharusnya menjadi instrumen pemulihan dan pemerataan kesejahteraan rakyat Jambi. Namun, selama pola lama tetap dipertahankan, publik berhak meragukan komitmen pemerintah terhadap slogan Pro-Jambi yang digaungkan.(**)

 




Berita Terkait

Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Penggerak Utama Ketahanan Pangan di Jambi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Gubernur Jambi, Al Haris, mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi un...

Gotong Royong Danau Sipin Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal, Gubernur Apresiasi Kinerja Bank Jambi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Kegiatan gotong royong dalam rangka Gerakan Indonesia Asri digelar di kawasan Danau Sipin, Kot...

Ribuan ASN Pemprov Jambi Keluhkan TPP Triwulan I 2026 Belum Cair

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- JAMBI – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi menge...

Menteri LH Apresiasi TPA Talang Gulo, Disebut Salah Satu Terbaik di Indonesia

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi pengelolaan Tempat Pemrosesa...

Aksi Front Rakyat Bergerak di Nabire Berlangsung Damai di Bawah Pengawalan Aparat

ARUNGNEWS.COM,NABIRE- Aksi unjuk rasa yang digelar Front Rakyat Bergerak di halaman Kantor DPRP Papua Tengah, Selas...

Pantau Pelaksanaan TKA SMP, Pemkot Jambi Pastikan Standar Evaluasi Akademik Terjamin

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Pemerintah Kota Jambi memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah ...

RSUD Mimika dan RS Waa-Banti Terima Bantuan Rp5 Miliar dari Pemprov Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,TIMIKA- Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan bantuan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk dua rumah s...

Program Cetak Sawah 2.000 Hektar Dimulai, Papua Pegunungan Targetkan Swasembada Beras

ARUNGNEWS.COM,WAMENA– Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan siap merealisasikan program cetak sawah seluas 2.000 he...

Program Proserat Diluncurkan, Gubernur Sherly Tekankan Keselamatan Instalasi Listrik

ARUNGNEWS.COM,MALUT-Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan Program Sertifikasi Kompetensi Instalasi Listrik ...

Sejarah Baru, Jambi Resmi Miliki Tol Tempino–Pijoan Sepanjang 18,49 Km

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Ruas jalan tol Tempino–Simpang Ness (Pijoan) sepanjang 18,49 kilometer resmi beroperasi mulai...