Carut-Marut Rekrutmen PPPK, Honorer Lama Kecewa; Formapek Desak Investigasi

LSM Formapek Demontrasi ke Polda Jambi, Selasa (9/12/2025)
LSM Formapek Demontrasi ke Polda Jambi, Selasa (9/12/2025)

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kembali menuai kritik tajam. Sejumlah honorer lama mengaku kecewa dan merasa terpinggirkan akibat carut-marutnya mekanisme seleksi tahun ini. Banyak di antara mereka telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun, namun gagal memperoleh formasi karena dinilai tidak memenuhi ketentuan teknis yang dinilai berubah-ubah.

Kekecewaan para honorer bukan hanya terkait ketidaklulusan, tetapi juga dugaan ketidaktransparanan dalam pengumuman hasil seleksi. Beberapa peserta mengaku nilai yang diterima tidak sesuai dengan yang tertera dalam pengumuman resmi. Selain itu, penempatan formasi prioritas juga disebut tidak adil.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua LSM Forum Masyarakat Pemantau Korupsi (Formapek), Barnianto, menyatakan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas. Ia menyebut proses seleksi PPPK tahun ini meninggalkan “duka mendalam” bagi para honorer lama yang merasa pengabdian mereka diabaikan.

“Ini bukan hanya soal kelulusan, tetapi harga diri para honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik. Mereka layak diapresiasi, bukan dipatahkan semangatnya oleh aturan yang berubah mendadak dan tidak transparan,” tegas Barnianto.

Formapek juga mendesak Polda Jambi mengusut dugaan kecurangan dalam proses seleksi. Barnianto menyebut setidaknya ada tiga nama yang diindikasikan melakukan maladministrasi dan diduga memiliki hubungan keluarga dengan sejumlah pejabat di Pemkab Muaro Jambi. Ia menegaskan bahwa praktik seperti ini tidak dibenarkan dan bertentangan dengan upaya pemberantasan KKN.

LSM tersebut berencana menyerahkan surat resmi kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meminta evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen PPPK. Formapek juga membuka posko pengaduan bagi honorer yang merasa dirugikan, guna mengumpulkan data dan bukti sebelum membawa kasus ini ke tingkat lebih tinggi.

Di sisi lain, para honorer berharap adanya kebijakan afirmasi bagi mereka yang telah lama mengabdi. Mereka meminta pemerintah tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga rekam jejak pengabdian selama bertahun-tahun.

Rekrutmen PPPK tahun ini dinilai menjadi tamparan keras bagi dunia birokrasi. Selain menimbulkan polemik, situasi ini dikhawatirkan dapat menurunkan semangat kerja ribuan honorer yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan pemerintahan.

Hingga berita ini diturunkan, instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi. Desakan evaluasi terus menguat, dan langkah Formapek diyakini akan menjadi tekanan penting agar persoalan serupa tidak kembali terulang.(**)




Berita Terkait

Kesaksian Dinilai Kabur, Tim Hukum Thawaf Aly Soroti Koordinat Lahan di Tengah Laut

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Sidang lanjutan kasus sengketa lahan yang melibatkan Thawaf Aly, seorang aktivis petani, kembali dig...

Sate Padang Eddy Mayang Kembali Hadir dengan Wajah Baru di Kawasan Mayang

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Usaha kuliner Sate Padang Eddy Mayang kembali menyapa para pencinta kuliner di Kota Jambi melalui ag...

Pererat Sinergi, Media Serasah dan Arungnews Audiensi dengan Komisi III DPRD Kota Jambi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Perwakilan Media Online Serasah bersama Arungnews menggelar audiensi dengan Komisi III DPRD Kota Ja...

Tim Rescue Damkartan Kota Jambi Evakuasi Warga Terjun ke Sungai Batanghari dari Jembatan Batanghari I

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi berhasil mengevakuasi seo...

Gagalkan Peredaran Narkoba, Polresta Jambi Amankan Pembawa 602 Gram Sabu

ARUNGNEWS.COM,JAMBI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis...

Diduga Edarkan Beras Berkutu, MM Mitra Disorot Warganet, Di Mana Pengawasan BPOM

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Dugaan peredaran beras berkutu di salah satu gerai ritel modern MM Mitra memicu kehebohan di media ...

Monopoli Sriwijaya Air di Nabire Dikeluhkan, Warga Papua Tengah Butuh Alternatif Penerbangan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Sejak Bandara Douw Aturure di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, beroperasi penuh pada ...

APBD Provinsi Jambi 2026 Disahkan, Tercatat Defisit Rp85 Miliar

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-DPRD Provinsi Jambi resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi T...

Proyek Rehab Kantor Gubernur Jambi Abaikan K3, Pekerja Terlihat di Atap Tanpa APD

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Proyek rehabilitasi Gedung Kantor Gubernur Jambi diduga mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehata...

Atlet Taekwondo Jambi Ambil Bagian di Kejuaraan Internasional Palembang 2025

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Kejuaraan Internasional Taekwondo 2025 di Palembang berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan atle...