ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI-Wali Kota Maulana meninjau langsung perkembangan pembangunan kolam retensi yang dinamai Danau Telago Kajang Lako di Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kamis siang (12/3/2026).Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres proyek strategis Pemerintah Kota Kota Jambi yang menjadi bagian dari program unggulan “Kota Tangguh”. Program ini difokuskan untuk mengatasi persoalan banjir, khususnya di kawasan Sistem Asam.
Dalam kesempatan itu, Maulana mengatakan proses pembangunan kolam retensi berjalan dengan baik. Ia menilai pekerjaan di lapangan telah dilakukan secara maksimal oleh pihak pelaksana.Hingga saat ini, kata dia, sebanyak 148 tiang pancang telah terpasang di dua titik lokasi dari total kebutuhan lebih dari 1.400 tiang pancang yang akan dipasang sepanjang sekitar 1,4 kilometer.“Tiang pancang yang dipasang nantinya membentang sekitar 1,4 kilometer,” ujarnya.
Maulana menjelaskan, saat ini pemerintah kota masih menunggu kedatangan peralatan dengan teknologi yang lebih baik untuk proses pemancangan. Penggunaan alat tersebut diharapkan dapat meminimalkan getaran agar tidak berdampak terhadap bangunan di sekitar lokasi proyek.
Selain itu, Pemkot Jambi juga tengah menyelesaikan proses pembebasan lahan tahap kedua secara bertahap. Ia menargetkan seluruh pembayaran sisa lahan dapat diselesaikan pada April mendatang.“Total luas lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 9 hektare. Saat ini baru 3,8 hektare yang sedang dikerjakan,” katanya.
Maulana menargetkan pembangunan kolam retensi Danau Telago Kajang Lako dapat rampung pada Oktober atau November 2026. Ia berharap keberadaan kolam retensi tersebut mampu mengurangi risiko banjir di wilayah Sistem Asam.“Sehingga pada musim hujan tahun depan, insyaallah kawasan Sistem Asam dapat terbebas dari banjir,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkot Jambi telah mengirimkan surat kepada pihak balai terkait rencana pembangunan kolam retensi tambahan di kawasan Jamtos dan JBC. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan banjir di beberapa sistem drainase kota.Menurutnya, penanganan banjir akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Sistem Kambang, kemudian berlanjut ke Sistem Simpang Rimbo untuk wilayah Kembar Lestari, dan terakhir di kawasan Jambi Timur pada Sistem Tembuku.(rls)
ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI-Wali Kota Maulana meninjau langsung perkembangan pembangunan kolam retensi yang dinamai Danau Te...
ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI-Pemerintah Kota Jambi resmi mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 bagi Aparatur S...
ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Wali Kota Jambi, Maulana, mengukuhkan sekaligus melantik pejabat administrator, kepala sekolah,...
Oleh : Nazli SATU tahun pertama pemerintahan selalu menjadi momentum simbolik. Ia sering dipenuhi rilis capaian, grafik...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Sejumlah persoalan tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali me...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Infrastruktur Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kota Jambi yang dibangun untuk meningkatk...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI-PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejar...
ARUNGNEWS.COM- Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dan Menteri Sosial RI...
ARUNGNEWS.COM,ACEH- Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengikuti rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian te...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Ketegangan terjadi di Dusun Muara Cuban, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Senin (23/2)....