Jalan Rusak Tanjung Pauh – Tempino Memprihatinkan, Bupati Muaro Jambi Dituding Cuci Tangan

Kerusakan parah ruas Jalan Tanjung Pauh 39 hingga Simpang Tempino kembali menuai sorotan publik.
Kerusakan parah ruas Jalan Tanjung Pauh 39 hingga Simpang Tempino kembali menuai sorotan publik.

ARUNGNEWS.COM,MUAROJAMBI- Kerusakan parah ruas Jalan Tanjung Pauh 39 hingga Simpang Tempino kembali menuai sorotan publik. Kondisi jalan yang membahayakan pengguna ini memicu kritik keras terhadap Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), yang dinilai terkesan lepas tangan.


Sorotan muncul setelah pernyataan BBS di media sosial dianggap tidak menunjukkan langkah konkret penanganan. Padahal, ruas jalan tersebut diketahui pernah masuk dalam paket pekerjaan yang ditenderkan melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Muaro Jambi pada 2024.


Reaksi masyarakat pun meluas. Warganet mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan.
Kritik tajam juga disampaikan tokoh senior Jambi, Usman Ermulan.

Ia menegaskan, seorang kepala daerah tidak boleh berlindung di balik alasan kewenangan administratif saat masyarakat menghadapi risiko di lapangan.
“Bupati bertanggung jawab atas apa yang terjadi di wilayahnya. Jangan hanya menyebut itu jalan provinsi atau nasional lalu seolah tidak punya peran. Masyarakat tidak melihat status jalan, mereka merasakan dampaknya,” tegas Usman.


Mantan Bupati Tanjung Jabung Barat itu menilai, sikap saling lempar tanggung jawab antar tingkatan pemerintahan hanya memperburuk keadaan. Ia menekankan, kepala daerah harus hadir dengan solusi, bukan sekadar penjelasan kewenangan.
Menurutnya, langkah cepat tetap bisa dilakukan meski perbaikan permanen menjadi kewenangan pihak lain. Seperti pemasangan rambu peringatan, penerangan jalan, hingga penanganan darurat di titik rawan kecelakaan.
“Selalu ada ruang untuk tindakan cepat. Tidak harus menunggu proses panjang. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.


Di tengah kritik tersebut, Usman mengaku masih melihat BBS sebagai sosok yang memiliki kemauan bekerja. Namun ia menduga, informasi kondisi lapangan belum sepenuhnya sampai ke tingkat pimpinan.
“Bisa jadi laporan dari bawah tidak utuh. Karena itu perangkat desa dan tokoh masyarakat harus aktif menyampaikan kondisi sebenarnya,” katanya.


Sementara itu, kekecewaan warga terus meningkat. Sejumlah aksi protes sempat terjadi di beberapa titik jalan rusak, termasuk di wilayah Sungai Gelam. Warga bahkan menanam pohon pisang dan meletakkan keranda di tengah jalan sebagai simbol protes atas lambannya penanganan.
Kondisi ini kembali membuka pertanyaan soal lemahnya koordinasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat dalam menangani infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan publik.


Usman mengingatkan, jika tidak segera ditangani, persoalan serupa berpotensi meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar soal jalan rusak, tapi soal keselamatan warga. Kepala daerah harus cepat tanggap agar tidak menimbulkan dampak yang lebih fatal,” tegasnya.


Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah nyata dari pemerintah. Bagi warga, yang dibutuhkan bukan perdebatan kewenangan, melainkan tindakan konkret agar jalan tersebut segera diperbaiki.(**)




Berita Terkait

Kerusakan Jalan Tanjung Pauh–Simpang Tempino Capai 50 Persen, DPRD Soroti Risiko Kecelakaan

ARUNGNEWS.COM,MUAROJAMBI – Kondisi ruas jalan Tanjung Pauh KM 32 hingga KM 39, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro ...

Krisis Air Dua Pekan, Warga Kembar Lestari Desak Perumda Tirta Muaro Jambi Bertindak, Bantuan 4.000 Liter Dinilai Bukan Solusi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Krisis air bersih di Perumahan Kembar Lestari I, RT 28 dan RT 33, Desa Mendalo Darat, Kecamata...

115 KK di Kembar Lestari Muaro Jambi Krisis Air Bersih, Warga Minta Solusi Pemda

ARUNGNEWS.COM,MUAROJAMBI – Sebanyak 115 kepala keluarga (KK) di Perumahan Kembar Lestari I dan II, RT 28 dan RT 33...

DPR Minta Penghentian Perkara, Jaksa Agung Siap Setop Kasus Guru SD di Muaro Jambi

ARUNGNEWS.COM,JAKARTA — Kejaksaan Agung menyatakan siap menghentikan proses hukum terhadap guru honorer sekolah da...

Empat Eks Napiter Jambi Jalani Umrah, Apresiasi Program Deradikalisasi Pemprov

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Empat mantan narapidana terorisme (eks napiter) asal Jambi melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, ...

Tarif Stand MTQ ke-54 Provinsi di Muaro Jambi Capai Rp5–7 Juta, Pelaku UMKM Protes

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Pelaksanaan MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Kabupaten Muaro Jambi menuai kritik taj...

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Kerusakan Jalan dan Tingginya Risiko Kecelakaan, Pengusaha Diimbau Perhatikan Peran Organisasi Masyarakat

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas...

Sinergi Pemprov Jambi–BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Sosial

ARUNGNEWS.COM,JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dalam memperluas perlind...

Tiga Pemuda Berdiri di Tengah Jalan Simpang Pal 10, Pengguna Jalan Khawatir Keselamatan

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI -Aksi tiga pemuda yang berdiri di tengah ruas jalan di kawasan Simpang Empat Pal 10, Kota J...

Kampung Bahagia Kian Terwujud, Warga Lingkar Selatan Terima 18 Gerobak Motor Pengangkut Sampah

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan bersih dan se...