ARUNGNEWS.COM,MUARABULIAN- Sikap tegas ditunjukkan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Batang Hari saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan di ruang Badan Anggaran (Banggar), Senin (6/4/2026). Legislatif secara terbuka mengingatkan instansi terkait agar tidak memperlambat proses pembayaran gaji bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD termasuk tenaga penggiat desa.
Ketua DPRD Batang Hari, Rahmad Hasrofi, SE, dalam rapat tersebut menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Pemerintah Daerah melalui OPD terkait untuk membiarkan administrasi menjadi penghambat cairnya hak-hak perangkat desa. Ia menyebut perangkat desa adalah garda terdepan pelayanan yang kesejahteraannya harus diprioritaskan, terutama menjelang hari raya.
“Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Jangan sampai hak mereka terlambat, apalagi menjelang hari raya. Saya minta semua proses dipercepat!” tegas Rahmad Hasrofi di hadapan perwakilan BKD dan Dinas PMD.
RDP ini sengaja digelar menyusul riuhnya informasi di media sosial terkait tunda bayar honorarium dan tunjangan bagi Kepala Desa, perangkat desa, hingga BPD. DPRD bergerak cepat memanggil Bakuda (BKD), Dinas PMD, serta Inspektorat untuk memberikan kejelasan.
Dari hasil rapat tersebut, terungkap bahwa penyelesaian tunda bayar masih tertahan karena menunggu hasil verifikasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Menanggapi hal itu, dewan mendesak agar koordinasi ditingkatkan agar hasil verifikasi tersebut bisa segera diproses oleh Banggar dan TAPD.
Dalam berita acara rapat yang ditandatangani bersama, DPRD Batang Hari mengeluarkan rekomendasi keras, segera eksekusi begitu hasil verifikasi BPK keluar, pemkab diminta langsung melakukan pembahasan bersama banggar tanpa menunda-nunda lagi.
Kemudian, Dinas PMD diminta mendorong desa-desa yang belum menetapkan Perdes APBDes 2026 untuk segera menyelesaikannya agar anggaran bisa disalurkan."Kami tidak ingin mendengar ada kendala administratif yang berulang. Stabilitas kesejahteraan perangkat desa adalah tanggung jawab kita bersama," pungkas Rahmad
Hasrofi.Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris DPRD M. Ali, SE, perwakilan APDESI, PABPDSI, serta pengurus PPDI yang mengawal langsung jalannya rapat untuk memastikan nasib ribuan perangkat desa di Batang Hari mendapatkan kepastian sebelum lebaran tiba. (*)
ARUNGNEWS.COM,MUARABULIAN- Sikap tegas ditunjukkan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Batang Hari saat menggelar ...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Enam bulan gaji yang tak kunjung dibayarkan mendorong puluhan perangkat desa dari Kabupaten Ba...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan menggelar aksi unjuk ra...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan menggelar aksi unjuk rasa...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Sebuah truk tronton bermuatan batubara diduga melebihi kapasitas angkut terbalik di kawasan Tempino...
ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jambi mendadak tegang saat digelar sidang ...
ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Iklim investasi di Kota Jambi terus menunju4kkan tren positif di bawah nakhoda kepemimpinan Mau...
ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI-Memanfaatkan momentum hangat Syawal 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Jambi menggelar silaturahmi da...
ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., meninjau langsung kesiapan peluncuran Pusat Kuline...
ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Pemerintah Kota Jambi menunjukkan tren positif dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wa...