Pemprov dan KPU Papua Tengah Gandeng Kejati, Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Pemilu

Penandatanganan MoU antara Pemprov Papua Tengah, dan Kejati Papua di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman
Penandatanganan MoU antara Pemprov Papua Tengah, dan Kejati Papua di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi menjalin kerja sama di bidang hukum dengan Kejaksaan Tinggi Papua melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Senin (18/5/2026).Penandatanganan tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire. Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Kepala Kejati Papua Jefferdian, Penjabat Sekda Papua Tengah Silwanus Sumule, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain Pemprov, KPU Provinsi Papua Tengah juga menandatangani kerja sama serupa dengan Kejati Papua. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pengawasan dan pendampingan hukum dalam setiap tahapan demokrasi agar berjalan bersih dan berintegritas.

Gubernur Meki Nawipa menyampaikan, sebagai daerah otonom baru, Papua Tengah masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari sektor pelayanan dasar, konektivitas, pendidikan, kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Meski demikian, ia optimistis dengan potensi sumber daya alam serta dukungan masyarakat, Papua Tengah mampu berkembang menjadi daerah yang kuat dan mandiri.

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah daerah tengah fokus mendorong percepatan pembangunan melalui program prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.“Visi kita adalah mewujudkan Papua Tengah yang adil, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sejumlah program prioritas yang sedang dijalankan meliputi pendidikan gratis, sekolah berpola asrama, pembangunan rumah sakit provinsi, penguatan UMKM, serta pembangunan infrastruktur dasar.Menurut Nawipa, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada tata kelola pemerintahan yang bersih dan tertib administrasi.

Oleh karena itu, pendampingan hukum dari Kejati Papua dinilai menjadi kebutuhan penting.Ia menegaskan, kerja sama ini tidak boleh berhenti pada dokumen formal semata, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata, koordinasi yang intens, serta komunikasi aktif antar lembaga.

“Sinergi ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua,” pungkasnya.(**)




Berita Terkait

Pemprov dan KPU Papua Tengah Gandeng Kejati, Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Pemilu

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi menjalin kerja sama di bidang hukum den...

Enam Gubernur se-Tanah Papua Bahas Percepatan Pembangunan dan Evaluasi Otsus di Timika

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Enam gubernur dari wilayah Tanah Papua berkumpul di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Teng...

Kapolda Papua Tengah Dorong Pembangunan Mako Definitif dan Tambahan Personel

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mendorong percepatan pembangunan Markas Kom...

Aksi Front Rakyat Bergerak di Nabire Berlangsung Damai di Bawah Pengawalan Aparat

ARUNGNEWS.COM,NABIRE- Aksi unjuk rasa yang digelar Front Rakyat Bergerak di halaman Kantor DPRP Papua Tengah, Selas...

Jaga Populasi OAP, Pemprov Papua Tengah Gratiskan Program Bayi Tabung

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program bayi tabung gratis sebagai upaya menjaga...

Satu Tahun Kepemimpinan MeGe: Refleksi Transparansi dan Fondasi Masa Depan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar forum evaluasi terbuka bertajuk talkshow satu tahu...

Maulana Lantik Pengurus GEMAKOJA 2026–2027, Mahasiswa Didorong Jadi

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Wali Kota Jambi, Maulana, resmi melantik Badan Pengurus Harian (BPH) Gerakan Mahasiswa Kota Jam...

Tiga Tersangka Korupsi Pengadaan Bahan Kimia PDAM Tirta Mayang Ditahan, Kerugian Negara Rp4,4 Miliar

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan bahan kimia di Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Ja...

Gubernur Sherly Tjoanda Lepas 374 Calon Jamaah Haji, Beri Uang Saku Rp1,5 Juta per Orang

ARUNGNEWS.COM,MALUT- Sebanyak 374 Calon Jamaah Haji (JCH) asal Maluku Utara yang tergabung dalam Kloter 14 Embarkas...

Gubernur Maluku Utara Luncurkan Program Pendidikan untuk Percepat Peningkatan SDM di Wilayah 3T

ARUNGNEWS.COM,MALUT- Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, meresmikan sejumlah program inovasi pendidikan bertepat...