Gaji Belum Dibayar, Syaiful Tegaskan Tak Ada Kompromi: 110 Desa Menunggu Kepastian

Koordinator Aksi Syaiful Saat Mendatangi Kantor BPK RI Perwakilan Jambi
Koordinator Aksi Syaiful Saat Mendatangi Kantor BPK RI Perwakilan Jambi

ARUNGNEWS.COM,BATANGHARI – Persoalan gaji yang menjadi hak dasar masyarakat di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, hingga kini belum menemukan kejelasan. Di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, ketidakpastian pembayaran gaji menimbulkan keresahan luas, terutama di kalangan perangkat desa dan tenaga pendukung lainnya.


Informasi yang beredar menyebutkan gaji tersebut akan dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi, sehingga memunculkan kebingungan dan spekulasi di tengah masyarakat.


Koordinator Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan, Syaiful, menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Ia menolak segala bentuk penundaan atau kompromi terhadap pembayaran hak masyarakat.
“Ini hak dasar. Harus dibayarkan penuh sesuai ketentuan anggaran. Tidak boleh ada kompromi,” tegasnya, Rabu (15/4/2026).


Syaiful menyebut, seluruh pihak yang berhak atas gaji tersebut seharusnya menerima pembayaran sesuai dengan alokasi dalam APBD Tahun 2025. Ia juga menyinggung adanya pertemuan antara perwakilan organisasi seperti APDESI, PABPDSI, dan PPDI dengan Bupati Batang Hari.


Namun demikian, ia menilai organisasi tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan skema pembayaran gaji. Keputusan tersebut menyangkut hak individu berdasarkan surat keputusan (SK) masing-masing, bukan ranah organisasi.
“Apakah perangkat desa menerima jika hanya dibayar satu bulan untuk tahun 2026? Bagaimana dengan guru PAMI, guru PAUD, dan pegawai syara’? Ini bukan persoalan organisasi, ini hak individu,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia mengungkapkan kondisi memprihatinkan di lapangan. Sebanyak 110 desa saat ini menunggu kepastian, tidak hanya terkait gaji perangkat desa, tetapi juga operasional pemerintahan desa. Bahkan, terdapat laporan seorang guru PAUD di salah satu wilayah yang belum menerima gaji selama 14 bulan.


Situasi ini dinilai tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan publik di tingkat desa.
Sementara itu, proses audit oleh BPK RI Perwakilan Jambi terhadap APBD Tahun 2025 masih berlangsung. Syaiful berharap audit dilakukan secara transparan dan menyeluruh, khususnya terkait persoalan gaji yang belum dibayarkan.


“Kami akan terus mengawal proses ini. Harapannya, audit berjalan jujur tanpa rekayasa, dan persoalan gaji ini dibuka secara terang,” pungkasnya.(**)




Berita Terkait

Gaji Belum Dibayar, Syaiful Tegaskan Tak Ada Kompromi: 110 Desa Menunggu Kepastian

ARUNGNEWS.COM,BATANGHARI – Persoalan gaji yang menjadi hak dasar masyarakat di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jam...

Bentrok SAD dan Sekuriti PT SAL di Sarolangun, Sejumlah Orang Terluka dan Mess Dibakar

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Konflik antara kelompok Suku Anak Dalam (SAD) dan pihak keamanan PT Sari Aditya Loka memuncak di Des...

DPRD Batang Hari 'Semprot' Instansi Terkait: Jangan Tunda Gaji Perangkat Desa!

ARUNGNEWS.COM,MUARABULIAN-  Sikap tegas ditunjukkan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Batang Hari saat menggelar ...

Enam Bulan Gaji Mandek, Perangkat Desa Batang Hari Cari Solusi ke DPRD

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Enam bulan gaji yang tak kunjung dibayarkan mendorong puluhan perangkat desa dari Kabupaten Ba...

Ratusan Massa Kepung Kejati Jambi, Dugaan Korupsi Islamic Center Batanghari Meledak!

ARUNGNEWS.COM,JAMBI – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan menggelar aksi unjuk ra...

Hak Terabaikan! Perangkat Desa, BPD, Guru PAUD/PAMI hingga Pegawai Syara’ Batang Hari Tak Digaji 5 Bulan, Serbu Kejati

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan menggelar aksi unjuk rasa...

Ribuan ASN Pemprov Jambi Keluhkan TPP Triwulan I 2026 Belum Cair

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- JAMBI – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi menge...

Krisis Air Dua Pekan, Warga Kembar Lestari Desak Perumda Tirta Muaro Jambi Bertindak, Bantuan 4.000 Liter Dinilai Bukan Solusi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Krisis air bersih di Perumahan Kembar Lestari I, RT 28 dan RT 33, Desa Mendalo Darat, Kecamata...

Wujudkan Jambi Kota Bersih, Wali Kota Maulana Targetkan 250 Ribu Rumah Tangga Kelola Sampah Mandiri

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menegaskan komitmennya untuk membawa Kota Jamb...

Menteri LH Apresiasi TPA Talang Gulo, Disebut Salah Satu Terbaik di Indonesia

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi pengelolaan Tempat Pemrosesa...