Tingkatkan SDM, 250 Pelajar Papua Tengah Disiapkan Masuk Sekolah Kedinasan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah melepas  250 pelajar Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti bimbingan belajar (bimbel
Pemerintah Provinsi Papua Tengah melepas 250 pelajar Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti bimbingan belajar (bimbel

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH -Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengirim sebanyak 250 pelajar Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti bimbingan belajar (bimbel) terintegrasi sebagai persiapan seleksi masuk sekolah kedinasan di berbagai kementerian.Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, mengatakan program ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Papua Tengah.“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM dan seluruh pihak yang telah menyiapkan kegiatan ini,” ujar Silwanus saat melepas peserta di Nabire, Sabtu.

 

Ia menegaskan para peserta yang akan mengikuti bimbel di Jayapura selama kurang lebih dua bulan harus memanfaatkan kesempatan tersebut dengan disiplin dan kesungguhan, mengingat seleksi sekolah kedinasan membutuhkan kesiapan akademik, fisik, dan mental.Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemprov Papua Tengah juga menyiapkan pendamping dan pembina yang akan memantau perkembangan belajar, kedisiplinan, serta kesiapan peserta selama mengikuti bimbingan.“Keberhasilan program ini membutuhkan pengawasan dan kerja sama semua pihak. Peserta juga harus menjaga nama baik diri, keluarga, dan Papua Tengah serta mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan tertib,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM Papua Tengah), Denci Meri Nawipa, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada bimbingan akademik, tetapi juga pembekalan teknis menghadapi pola seleksi sekolah kedinasan.

Ia menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah sekolah kedinasan, di antaranya Politeknik Keuangan Negara STAN, Sekolah Tinggi Statistika STIS, Politeknik Imigrasi, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, serta Sekolah Tinggi Intelijen Negara.“Selama ini masyarakat lebih mengenal IPDN, padahal masih banyak sekolah kedinasan lain di berbagai kementerian,” ujarnya.

Denci menambahkan, peserta program berasal dari delapan kabupaten di Papua Tengah dengan rentang usia 18 hingga 21 tahun, serta merupakan lulusan SMA/SMK tahun 2024 hingga 2026.Seluruh kebutuhan peserta, mulai dari pemeriksaan kesehatan, transportasi, hingga biaya bimbingan belajar, ditanggung oleh pemerintah provinsi sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi generasi muda OAP.

Program ini menjadi salah satu prioritas Pemprov Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas SDM agar mampu bersaing di tingkat nasional.(**)




Berita Terkait

Kerukunan Lintas Agama Dinilai Jadi Modal Sosial Percepat Pembangunan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,NABIRE-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah menilai kerukunan antarumat beragama memiliki per...

Gubernur Meki Nawipa Letakkan Batu Pertama Sekolah Asrama di Kago, Puncak

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa, SH, meletakkan batu pertama pembangunan sekolah berp...

Bangun 7 Asrama Pelajar, Pemprov Papua Tengah Siapkan SDM untuk 20 Tahun ke Depan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat sumber da...

APBD Papua Tengah Berubah, Belanja Naik Jadi Rp4,18 Triliun dan Pendapatan Rp2,75 Triliun

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama DPR Papua Tengah menyepakati perubahan Anggaran Penda...

Gubernur Nawipa dan Komisi II DPR RI Kunjungi Puncak, Fokus Infrastruktur hingga Listrik Pedalaman

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fork...

Pembangunan Kompleks Perkantoran Papua Tengah Dikebut, Tiga Tower Ditargetkan Rampung Akhir 2026

ARUNGNEWS.COM,NABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah mempercepat pembangunan kompleks pusat perkantoran pemerintahan di...

Gubernur Maluku Utara Dorong Transformasi Ekonomi Inklusif Lewat Sensus Ekonomi 2026

ARUNGNEWS.COM,MALUT- Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mendorong transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berk...

Juknis BOSDA 2026 Ditetapkan, Pemprov Papua Tengah Perkuat Sekolah Gratis

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan petunjuk teknis (juknis) pengelolaan Dana Bantuan ...

Audit LKPD 2025 Rampung, BPK Serahkan LHP ke DPR dan Pemprov Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Bada...

ABPEDNAS Maluku Utara Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Jaga Tata Kelola Desa

ARUNGNEWS.COM,MALUT- Pengurus Daerah (DPD) dan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (...