Kasus Korupsi Rp22 Miliar DAK Disdik Jambi, GAB Peduli Desak Usut Kepala Dinas dan Gubernur

Ketua Lembaga GAB Peduli, Syaiful Iskandar. foto : istimewa
Ketua Lembaga GAB Peduli, Syaiful Iskandar. foto : istimewa

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Ketua Lembaga GAB Peduli, Syaiful Iskandar, mendesak aparat penegak hukum menuntaskan pengusutan dugaan korupsi proyek pengadaan peralatan praktik Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik SMK pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tahun anggaran 2021 senilai Rp22 miliar. Ia menilai penanganan perkara terkesan lamban dan belum menyentuh aktor pengambil kebijakan di tingkat lebih tinggi.

“Kok lamban penanganannya? Kontraktor kabur. Lalu seolah penyidikan perkara hanya sampai di sini, masyarakat jelas tidak puas. Kami ingin pengusutan tuntas sampai ke pengambil kebijakan yaitu kepala dinas dan gubernur,” ujar Syaiful, Selasa (12/8).

Ia juga mempertanyakan mengapa hingga kini belum terdengar kabar pemeriksaan terhadap kepala dinas maupun gubernur. “Kita tidak percaya perkara ini hanya dilakukan pejabat sekelas kabid. Ini bukan uang kecil, nilainya Rp22 miliar,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Jambi menetapkan tiga tersangka baru, masing-masing RWS yang berperan sebagai broker antara dinas dan penyedia barang; WS (DPO), pemilik PT Indotech selaku penyedia peralatan; serta ES dari PT TDI yang juga terlibat dalam proses lelang.

Kasus ini diperkirakan merugikan keuangan negara hingga Rp21,89 miliar. Pada April 2025, penyidik telah lebih dulu menetapkan ZH, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, sebagai tersangka dan melimpahkan berkasnya ke kejaksaan.

Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, menjelaskan penetapan tersangka baru dilakukan setelah pemeriksaan lebih dari 90 saksi dan analisis ratusan dokumen pengadaan. Hasil penyidikan mengungkap adanya praktik markup harga serta pengadaan barang yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Dari barang bukti, awalnya kami amankan Rp6,4 miliar, kemudian bertambah Rp8,57 miliar. Modusnya mulai dari rekayasa spesifikasi teknis, pemilihan penyedia, hingga pencairan anggaran,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).

Sementara itu, WS yang berstatus buron telah dimasukkan ke Daftar Pencarian Orang (DPO). Polda Jambi mengimbau masyarakat melapor jika mengetahui keberadaannya.

Para tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3, Pasal 5 Ayat (2) jo Pasal 18, serta Pasal 15 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.




Berita Terkait

OJK Awasi Pemulihan Bank Jambi Pasca Insiden Siber, Dana Nasabah Telah Dikembalikan

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi terus melakukan pengawasan terhadap tindak ...

OJK Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan di Era Digital

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Peran perempuan Indonesia dinilai perlu terus diperkuat agar semakin berkontribusi dalam pemba...

Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya karena Tak Berizin

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan PT M...

OJK Panggil Indosaku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan di Semarang

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil penyelenggara pinjaman daring PT Indosaku Digital Tekno...

Lobi ke Pusat, Wali Kota Maulana Dorong Pemerataan PAUD Negeri di Tiap Kecamatan se-Kota Jambi

ARUNGNEWS.COM,KOTAJAMBI- Pemerintah Kota Jambi melakukan langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas p...

Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Targetkan Modal Inti Rp3 Triliun

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Dr. H. Sudirman, S.H., M.H. resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah ...

KPK Bidik Pemberi Perintah Penyelewengan Kuota Haji 2024

ARUNGNEWS.COM,JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengincar pihak yang diduga memberi perintah untuk meman...

Drama Penangkapan Bupati Kolaka Timur: Bantah Kena OTT, Sehari Kemudian Digelandang KPK

ARUNGNEWS.COM,JAKARTA-Penangkapan Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis (ABZ), oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menamba...

Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Terjaring OTT KPK, Perjalanan Karier dari Polisi hingga Kepala Daerah Berakhir di Tangan Penegak Hukum

ARUNGNEWS.COM,JAKARTA-Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kol...

OTT KPK di Sultra: Bupati Diduga Terlibat Korupsi Proyek Rumah Sakit

ARUNGNEWS.COM,SULTRA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan tajinya. Kali ini, seorang bupati aktif di P...