Retorika Antikorupsi Gubernur Jambi Tuai Kritik: Pengamat Nilai Hanya Jadi Slogan Tanpa Tindakan

Noviardi Ferzi, Pengamat Kebijakan Publik
Noviardi Ferzi, Pengamat Kebijakan Publik

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Peringatan keras Gubernur Jambi kepada seluruh pejabat dan ASN dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bersama perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai kritik tajam. Meski Gubernur menegaskan tidak akan menoleransi praktik korupsi, mark up proyek, maupun permainan anggaran, sejumlah pihak menilai pernyataan tersebut berpotensi menjadi sekadar retorika jika tidak diikuti langkah konkret.

Pengamat ekonomi dan kebijakan publik di Jambi, Dr. Noviardi Ferzi, mengatakan bahwa pemerintah membutuhkan kepemimpinan yang berintegritas, bukan sekadar pidato antikorupsi di forum resmi.

Gubernur jangan hanya beretorika atau berlindung di balik kehadiran KPK. Warning dari KPK harus menjadi momentum untuk tindakan konkret, bukan pengulangan pesan moral setiap tahun,” ujarnya.

Noviardi menilai berbagai dugaan kejanggalan proyek yang belakangan ramai disorot publik menunjukkan adanya persoalan struktural yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan imbauan moral. Perubahan, kata dia, harus dimulai dari pucuk pimpinan, termasuk keberanian membersihkan jajaran tanpa pandang bulu baik orang dekat, pejabat favorit, maupun kelompok yang selama ini dianggap kebal sanksi.

Ia menyoroti pola proyek swakelola yang muncul mendadak, pengadaan akhir tahun, hingga penunjukan pihak tertentu yang kerap dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, situasi tersebut tidak mungkin terjadi tanpa kelemahan kontrol di tingkat pimpinan.

“Audit terbuka, evaluasi menyeluruh proyek strategis, penggantian pejabat yang tidak kredibel, dan pelibatan penuh aparat penegak hukum itu ukuran keseriusan. Jika tidak dilakukan, publik akan melihat peringatan gubernur hanya sebagai seremoni,” tegasnya.

Noviardi juga mengingatkan bahwa kehadiran KPK dalam agenda tersebut seharusnya menjadi alarm perubahan tata kelola, bukan sekadar atribut acara. “KPK bukan tamu kehormatan untuk seremoni. Kehadiran mereka adalah sinyal keras bahwa tata kelola harus diperbaiki,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat Jambi kini jauh lebih kritis dan tidak lagi puas dengan pernyataan antikorupsi yang disampaikan dalam forum resmi. Publik menunggu tindakan yang bisa diverifikasi, termasuk audit terbuka, pencopotan pejabat yang terlibat permainan proyek, hingga penyerahan kasus ke aparat penegak hukum.

“Kepercayaan publik itu mahal. Sekali hilang karena inkonsistensi, sulit dikembalikan,” pungkas Noviardi.

Sejumlah kalangan juga menilai peringatan Gubernur tidak lebih dari formalitas rutin, sementara dugaan praktik-praktik bermasalah justru semakin tampak di sejumlah proyek strategis di Provinsi Jambi.(ros)




Berita Terkait

Izin Sumur Minyak Rakyat Mulai Terbit di Jambi, Pemerintah Dorong Peningkatan Produksi Migas

ARUNGNEWS.COM,JAMBI – Pemerintah pusat mulai menerbitkan izin pengelolaan sumur minyak rakyat di Provinsi Jambi se...

Simon Gobai Tunjuk YAKEHU Dampingi Sengketa PAW DPR Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Simon Gobai, menyikap...

Anggaran Rp57 Miliar Diduga Muncul Tanpa Persetujuan DPRD di APBD Jambi 2026

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Dugaan penambahan anggaran sebesar Rp57 miliar secara sepihak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Tiga Bulan Kepemimpinan MDF–AR, Program Mudik Gratis Nataru Terbukti Ringankan Beban Warga Papua

ARUNGNEWS.COM,PAPUA- MMatMemasuki tiga bulan masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Mathius D Fakhiri ...

Menginjak Usia 63 Tahun, Bank Jambi Percepat Digitalisasi Layanan Perbankan

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Bank Jambi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 pada 8 Januari 2026. Momentum ini dimanfaatkan...

Dana Siluman APBD Jambi: Pelanggaran Terbuka terhadap Hukum dan Etika Anggaran

Oleh : Nazli  TERBONGKARNYA keberadaan “dana siluman” dalam APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026 se...

Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Kebakaran melanda Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan, UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan...

Gubernur Papua Matius Fakhiri Minta Maaf dan Perintahkan Evaluasi Total Layanan RS Usai Kematian Ibu Hamil di Sentani

ARUNGNEWS.COM,PAPUA- Gubernur Papua Matius Fakhiri menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf resmi atas meninggalny...

Tarif Stand MTQ ke-54 Provinsi di Muaro Jambi Capai Rp5–7 Juta, Pelaku UMKM Protes

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Pelaksanaan MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Kabupaten Muaro Jambi menuai kritik taj...

KPK Soroti Gratifikasi dan Fee Proyek, Isu di Kota Jambi Kian Menguat

ARUNGNEWS. COM-, JAMBI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperingatkan maraknya praktik gratifikasi dan fee pr...