Papua Tengah Wajibkan 90 Persen Non ASN untuk OAP PO

  •   Pemerintahan
  • Jumat, 04/04/2025 - 16:35:40 - dibaca: 1555
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. foto : istimewa
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. foto : istimewa

MEEPAGO.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mewajibkan setiap perangkat daerah setempat wajib mengalokasikan 90 persen pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kontrak untuk Orang Asli Papua (OAP), kemudian 10 persen bagi non OAP.

"Dengan menerapkan sistem kuota 90 persen untuk OAP diharapkan semakin banyak masyarakat asli Papua yang mendapatkan kesempatan bekerja di pemerintahan daerah," kata Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dalam siaran pers kepada media meepago.com.

Menurut Nawipa, pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 800.1/146-2/SET terkait pengelolaan pegawai Non-ASN/Kontrak di lingkungan Pemprov Papua Tengah untuk 2025.

"Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa setiap Perangkat Daerah wajib mengalokasikan 90 persen pegawai Non-ASN/Kontrak untuk Orang Asli Papua (OAP) dan 10 persen bagi non-OAP," ujarnya.

Dia menjelaskan kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat asli Papua dalam sektor pemerintahan daerah selain itu bagi Perangkat Daerah yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang tenaga pegawai non ASN/Kontrak dan pembayaran upah hanya dapat dilakukan hingga Maret 2025.

"Kemudian harus dilakukan revisi jumlah pegawai sesuai ketentuan yang telah ditetapkan," katanya lagi.

Dia menambahkan sementara bagi perangkat daerah yang belum mengeluarkan SK Gubernur terkait tenaga non ASN/Kontrak diwajibkan untuk menyusun SK yang mengacu pada aturan tersebut.

"Kebijakan ini diambil dalam rangka optimalisasi pengelolaan tenaga kerja non ASN di Papua Tengah serta meningkatkan partisipasi masyarakat asli dalam pemerintahan," ujarnya.

Dia mengatakan surat edaran ini menjadi pedoman bagi seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mengelola pegawai Non-ASN/Kontrak ke depan.

"Keputusan Gubernur Papua Tengah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua melalui kebijakan afirmatif di sektor ketenagakerjaan," kata Nawipa.(***)




Berita Terkait

Pemprov dan KPU Papua Tengah Gandeng Kejati, Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Pemilu

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi menjalin kerja sama di bidang hukum den...

Enam Gubernur se-Tanah Papua Bahas Percepatan Pembangunan dan Evaluasi Otsus di Timika

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Enam gubernur dari wilayah Tanah Papua berkumpul di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Teng...

Kapolda Papua Tengah Dorong Pembangunan Mako Definitif dan Tambahan Personel

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mendorong percepatan pembangunan Markas Kom...

Aksi Front Rakyat Bergerak di Nabire Berlangsung Damai di Bawah Pengawalan Aparat

ARUNGNEWS.COM,NABIRE- Aksi unjuk rasa yang digelar Front Rakyat Bergerak di halaman Kantor DPRP Papua Tengah, Selas...

Jaga Populasi OAP, Pemprov Papua Tengah Gratiskan Program Bayi Tabung

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program bayi tabung gratis sebagai upaya menjaga...

Satu Tahun Kepemimpinan MeGe: Refleksi Transparansi dan Fondasi Masa Depan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar forum evaluasi terbuka bertajuk talkshow satu tahu...

PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di 12 Kampung di Deiyai, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

MEEPAGO.COM-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, terus menunjukkan komitmenn...

Bupati Mimika Lepas Pawai Takbir Keliling, Warga Mimika Sambut Timika

MEEPAGO.COM-Ribuan umat Muslim di Kabupaten Mimika tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti Pawai Takbir Keliling Kota Timik...

Kunjungi YPMAK, Gubernur Meki Nawipa Minta Tingkatkan Sinergi untuk Pemberdayaan Masyarakat Mimika

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa memberikan apresiasi kepada Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme...

Stop Prosesi Bakar Batu, Gubernur Meki Nawipa : Biaya Dialihkan ke Pembangunan Papua Tengah

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa mengungkapkan bahwa di masa pemerintahannya tidak akan ada prosesi ...