Gangguan Sistem, Bukan Krisis Kepercayaan, Isu Bangkrut Bank Jambi Dinilai Keliru

Kantor Bank Jambi
Kantor Bank Jambi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Isu yang menyebut Bank Jambi berada di ambang kebangkrutan dinilai tidak didukung indikator kesehatan perbankan. Kondisi yang terjadi saat ini ditegaskan bukan krisis kepercayaan, melainkan gangguan sistem layanan yang bersifat sementara dalam kategori risiko operasional.


Pengamat ekonomi dan perbankan, Laila Farhat, mengatakan penilaian terhadap kondisi bank harus mengacu pada indikator prudensial yang terukur, bukan persepsi jangka pendek akibat gangguan layanan.
“Gangguan sistem tidak dapat langsung dikategorikan sebagai krisis kepercayaan, apalagi kebangkrutan. Dalam manajemen risiko perbankan, ini termasuk risiko operasional, bukan risiko solvabilitas,” ujarnya.


Ia menjelaskan, tingkat kesehatan bank umumnya diukur melalui sejumlah rasio utama, seperti Capital Adequacy Ratio (CAR) untuk melihat kecukupan modal, Non-Performing Loan (NPL) sebagai indikator kualitas aset, serta Return on Assets (ROA) yang mencerminkan kinerja profitabilitas. Selama rasio-rasio tersebut berada dalam batas yang ditetapkan regulator, bank dinilai masih dalam kondisi sehat dan mampu memenuhi kewajibannya.


Menurut Laila, gangguan layanan digital merupakan hal yang lazim terjadi di industri perbankan modern dan tidak mencerminkan penurunan kondisi keuangan secara fundamental.
Ia mencontohkan, kasus serupa pernah terjadi pada sejumlah bank nasional yang mengalami gangguan layanan elektronik akibat anomali sistem.

Bahkan di tingkat global, institusi keuangan seperti HSBC dan Barclays juga pernah menghadapi gangguan infrastruktur teknologi informasi yang berdampak pada akses layanan nasabah.
“Ini menunjukkan bahwa risiko operasional, khususnya pada sistem digital perbankan, merupakan risiko yang melekat dan tidak bisa diartikan sebagai indikasi kegagalan finansial,” tegasnya.


Dalam sistem keuangan nasional, stabilitas perbankan turut ditopang oleh peran Bank Indonesia sebagai otoritas moneter dan lender of last resort, serta Lembaga Penjamin Simpanan yang menjamin dana nasabah sesuai ketentuan.


Selain itu, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jambi juga memiliki dukungan dari pemerintah daerah selaku pemegang saham pengendali, termasuk opsi penguatan modal melalui penyertaan modal daerah.


Laila juga menyoroti wacana perubahan mekanisme pembayaran gaji aparatur sipil negara melalui bendahara organisasi perangkat daerah. Menurutnya, langkah tersebut tidak sejalan dengan prinsip efisiensi sistem keuangan daerah dan berpotensi memicu fragmentasi likuiditas.


Ia menekankan bahwa langkah yang lebih tepat adalah mempercepat pemulihan sistem, memperkuat manajemen risiko teknologi informasi, serta meningkatkan transparansi komunikasi kepada nasabah.
“Ini persoalan operasional, bukan krisis kepercayaan. Secara fundamental, tidak ada krisis likuiditas maupun kondisi kebangkrutan. Sistem saat ini tengah dalam proses normalisasi,” pungkasnya.(**)




Berita Terkait

KCU Baru Bank Jambi Mulai Beroperasi, Khairul Suhairi: Pelayanan dan Laba Harus Bertambah

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Bank Jambi resmi menempati gedung baru Kantor Cabang Utama (KCU) di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 18...

Bank Jambi Didorong Perluas Inklusi Keuangan hingga Pelosok, UMKM dan Sektor Produktif Jadi Perhatian

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Bank Jambi didorong memperkuat perannya dalam memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah....

Bank Jambi Tegaskan Aktivasi Mobile Banking Gratis, Nasabah Diminta Waspada Modus Penipuan

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Bank Jambi mengingatkan seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penip...

Payroll ASN Dinilai Bisa Jadi Strategi Bank Jambi Perkuat Dana Murah dan Ekonomi Daerah

ARUNGNEWS.COM, JAMBI-Pengelolaan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai dapat menjadi peluang strategis bag...

Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Nasabah Diminta Perbarui Aplikasi

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Layanan Mobile Banking Bank Jambi kembali dapat digunakan nasabah mulai Selasa, 22 September 2026, s...

Tiga Nasabah Bank Jambi Raih Hadiah Undian SIMPEDA Nasional 2026

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Tiga nasabah Bank Jambi berhasil membawa pulang hadiah dalam Undian Nasional Tabungan SIMPEDA Period...

Bank Jambi Mulai Uji Coba Layanan Digital Usai Gangguan Siber

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Bank Jambi mulai melakukan uji coba layanan digital setelah sebelumnya mengalami gangguan akib...

Bank Jambi Pastikan Pencairan THR ASN Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bank Jambi memastikan layanan transaksi perbankan teta...

DPR RI Tetapkan Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK

ARUNGNEWS.COM,JAKARTA-.Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) O...

Bank Jambi Gelar Buka Puasa Bersama 200 Imam Masjid, Panjatkan Doa untuk Pemulihan Sistem

ARUNGNEWS.COM,JAMBI- Bank Jambi menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan imam masjid dari berbagai wilayah di ...